Kemenhub Optimistis Januari 2023 Sudah Tidak Ada Truk ODOL

Kompas.com - 03/03/2020, 07:35 WIB
Razia ODOL di Jagorawi Razia ODOL di Jagorawi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen untuk membebaskan Indonesia dari truk kelebihan muatan dan dimensi atau over dimension and over load (ODOL) pada 1 Januari 2023.

Langkah awal komitmen dilakukan dengan seremoni pemotongan truk ODOL dalam gelaran Rapat Koordinasi Teknis Perhubungan Darat, Senin (2/3/2020).

"Pemotongan ini juga dalam rangka membangun optimisme bahwa di jalan kita semakin selamat dan tentunya dengan hasil seperti ini diharapkan juga akan mampu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi secara nasional,” tutur Sekretaris Jenderal Kemenhub Djoko Sasono, di Jakarta, Senin.

Baca juga: Asosiasi Feri Tak Mau Angkut Truk ODOL Mulai Mei 2020

Ditemui di tempat yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi mengatakan, pemotongan ini juga bentuk realisasi dari pernyataan pemerintah pada pekan lalu yang akan segera memberantas truk ODOL.

"Ini akan coba kita selesaikan sampai  dengan 2023 sebagaimana arahan pak menteri (Budi Karya Sumadi) untuk semua komoditas," ujarnya.

Lebih lanjut Budi menekankan bahwa pelarangan ini menjadi penting untuk meminimalisir kerugian yang selama ini diakibatkan oleh truk ODOL.

"Karena mungkin kita sadar bahwa ini untuk kepentingan keselamatan untuk kepentingan kelangsungan dari pemeliharan jalan yang cukup banyak kerugiaannya kita harapkan kita harus merobah diri semuanya," tuturnya.

Baca juga: Mundur Berkali-kali, Menhub Toleransi Truk ODOL hingga 2023

Budi juga menegaskan bahwa pemerintah tetap melarang truk ODOL melintas ruas Tol Priok ke Bandung.

"Nanti akan saya rumuskan teknisnya seperti apa, apa enggak boleh masuk atau bagaimana," ucapnya.

Selain tol, Kemenhub juga mulai memberlakukan larangan masuk ke pelabuhan penyeberangan bagi truk ODOL per 1 Maret 2020.

Kemenhub akan mengembalikan bentuk truk sesuai dengan ukuran normalnya.

Baca juga: Menhub: Truk ODOL Jangan Coba-coba Lewat Tol...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.