Simak, 4 Tanda Anda Harus Pertimbangkan Ganti Pekerjaan

Kompas.com - 03/03/2020, 13:39 WIB
Ilustrasi bekerja CreativaImagesIlustrasi bekerja

NEW YORK, KOMPAS.com - Seringkali sulit rasanya mengetahui bahwa ini saatnya Anda harus ganti pekerjaan. Apalagi jika Anda tak yakin karier seperti apa yang Anda inginkan.

Akan tetapi, sebetulnya ada beberapa tanda yang bisa Anda sadari merupakan sinyal pekerjaan Anda saat ini harus ditinggalkan.

Dikutip dari Forbes, Selasa (3/3/2020), berikut 4 tanda Anda harus berganti pekerjaan.

1. Anda takut pergi ke kantor

Jika Anda bangun setiap pagi dan harus bernegosiasi dengan diri sendiri untuk bangkit dari ranjang dan berangkat kerja, maka ini mungkin saatnya memikirkan kembali apakah pekerjaan yang sekarang cocok untuk Anda.

Baca juga: Mau Memutuskan Resign? Ini Etika yang Perlu Diperhatikan

Bila Anda tidak pernah merasa semangat untuk pergi ke kantor, tidak peduli dengan rekan-rekan kerja, dan mencari alasan untuk tidak bekerja atau sakit, maka seharusnya Anda resign alias mengundurkan diri saja.

Sebab, tidak semua orang menyukai karier yang mereka pilih, namun tidak semua orang membencinya juga.

2. Anda bersikap apatis

Apabila Anda cenderung cuek terhadap kualitas pekerjaan Anda, perilaku Anda di kantor, atau hubungan Anda dengan rekan-rekan kerja, ini adalah tanda-tanda nyata Anda harus memikirkan kembali pekerjaan, karier, dan mulai mempertimbangkan jenis pekerjaan yang mungkin membuat Anda semangat.

Anda menghabiskan banyak persentase kehidupan Anda untuk bekerja. Maka, Anda harus menikmati waktu-waktu tersebut dan menemukan maknanya.

Baca juga: Ingin Resign? Pertimbangkan 4 Hal Ini Dulu

3. Lingkungan kerja toxic

Bila perusahaan Anda menciptakan budaya dan lingkungan kerja yang bagus, maka Anda juga akan dikelilingi orang-orang yang berkualitas.

Faktor-faktor seperti itu akan mendorong Anda bersemangat dan membangun kualitas diri, bekerja lebih keras, serta menjadi pribadi yang lebih baik dan profesional.

Halaman:


Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BI Prediksi Inflasi April 2021 Capai 0,15 Persen, ini Penyebabnya

BI Prediksi Inflasi April 2021 Capai 0,15 Persen, ini Penyebabnya

Whats New
[TREN FOODIE KOMPASIANA] Tunjangan Meugang bagi Pekerja di Aceh | Menambah Skill Memasak di Bulan Suci Ramadhan

[TREN FOODIE KOMPASIANA] Tunjangan Meugang bagi Pekerja di Aceh | Menambah Skill Memasak di Bulan Suci Ramadhan

Rilis
Menko Luhut Targetkan Emisi Gas Rumah Kaca Turun 314 Juta Ton di 2030

Menko Luhut Targetkan Emisi Gas Rumah Kaca Turun 314 Juta Ton di 2030

Whats New
KPPU: Harga Telur hingga Daging Ayam Naik di Hampir Semua Provinsi

KPPU: Harga Telur hingga Daging Ayam Naik di Hampir Semua Provinsi

Whats New
Apakah Diperbolehkan Daftar Sekolah Kedinasan dan Ikut Tes CPNS/PPPK?

Apakah Diperbolehkan Daftar Sekolah Kedinasan dan Ikut Tes CPNS/PPPK?

Work Smart
Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Jalin Kerja Sama dengan JPEN, PGN Berusaha Dorong Daya Saing Industri Jateng

Rilis
Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Kemenperin Targetkan Industri Farmasi Tumbuh Double Digit pada 2021

Whats New
Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Permintaan Kredit Terus Tumbuh, Ini Indikatornya

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Beda Nasib LG dan Samsung | Belajar dari Italia Melestarikan Ekosistem Lingkungan

Rilis
Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Sandiaga Uno Targetkan Bali Bisa Dikunjungi Wisman Pada Tahun Ini

Whats New
Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Aset TMII Capai Rp 20,5 Triliun, Kemenkeu: Baru Tanahnya Saja

Whats New
Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Masih Calon Pulau, KKP Cek Lebih Lanjut Kemunculan Pulau Baru Usai Badai Seroja

Whats New
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | 'Power of Resilience' adalah Kunci

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] 4 Alasan Perempuan di Desa Memilih Tandur sebagai Profesi | "Power of Resilience" adalah Kunci

Rilis
Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Bernie Madoff, Penjahat Skema Ponzi Terbesar yang Meninggal di Penjara

Whats New
Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Ramadhan, Mendag Lutfi: Harga Bahan Pokok Stabil!

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X