Virus Corona, Omnibus Law, dan Dampaknya ke Perekonomian

Kompas.com - 03/03/2020, 15:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyebaran virus corona atau COVID-19 menjadi fenomena global. Banyak pihak pun menyoroti dampak penyebaran virus ini terhadap perekonomian dunia.

Di Indonesia, pun 2 orang WNI asal Depok, Jawa Barat yang hari ini dinyatakan positif terjangkit.

Virus corona sangat berpengaruh terhadap perekonomian China secara khusus dan negara-negara lainnya secara umum. Tanpa terkecuali Indonesia yang merupakan salah satu negara pengekspor komoditas terbesar ke China.

Baca juga: Sri Mulyani: Akibat Corona, Ekonomi Global Sama Seperti Krisis 2008

“Kalau kita lihat, dampak dari COVID-19 ini memang diperkirakan akan cukup signifikan bagi perekonomian China. Saat ini, aktivitas industri manufaktur di China terlihat menurun cukup drastis," kata ekonom Bank Permata Josua Pardede dalam keterangannya, Selasa (3/3/2020).

Menurut Josua, kondisi tersebut tentu saja berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi di China, yang pada akhirnya berdampak juga terhadap perlambatan ekonomi global.

Dampak menurunnya aktivitas industri manufaktur Cina menurut Josua tentu saja sangat berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia. Dari sektor perdagangan, keadaan tersebut tentunya berpotensi terhadap kurangnya permintaan ekspor komoditas Indonesia untuk China.

“Setiap 1 persen perlambatan ekonomi China berpengaruh terhadap perlambatan ekonomi Indonesia sebesar 0,3 persen,” terang Josua.

Baca juga: Imbas Virus Corona, Perekonomian China Bisa Rugi Rp 2.726 Triliun

Pemerintah pun telah menggelontorkan sejumlah insentif ke beberapa sektor guna menangkal dampak virus corona. Insentif tersebut antara lain ke sektor pariwisata, perumahan, keuangan, dan perdagangan.

"Langkah-langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu meminimalisir dampak negatif COVID-19 terhadap perekonomian Indonesia. Memang efek dari Corona ini belum bisa ditanggulangi, tapi kita berharap agar keadaan ini bisa segera di-recover baik China maupun Indonesia dan negara-negara lain,” lanjut Josua.

Terkait RUU Omnibus Law, Josua berpendapat langkah tersebut merupakan langkah ideal yang mampu mendongkrak perekonomian Indonesia, salah satunya dari segi investasi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.