Asosiasi Driver Ojol Keluhkan Sistem Kemitraan dengan Aplikator

Kompas.com - 03/03/2020, 19:31 WIB
Koordinator Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) April Baja saat diwawancarai media di Jakarta, Selasa (3/3/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANAKoordinator Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) April Baja saat diwawancarai media di Jakarta, Selasa (3/3/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) mengeluhkan sistem kemitraan dengan aplikator ojek online alias ojol.

Koordinator Aliando, April Baja mengatakan, pola kemitraan yang dijalankan oleh para aplikator ojek online ke driver belum sejajar dan setara.

"Contoh hal kecilnya gini, kalau ada hal baru atau kebijakan apapun para aplikator enggak mau ngajak kami ngobrol dulu. Maunya (kami) kalau ada perubahan skema bisnis ya ngobrol dulu kan toh kami bukan setan dan melakukan pekerjaan ini," ujarnya di Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: KPPU Sudah Meneliti Lonjakan Harga Masker, Ini Hasilnya

Menurut Baja, seharusnya para aplikator mau mengajak para mitra driver untuk berdiskusi terkait apapun yang berhubungan dengan kebijakan yang mengikutsertakan para driver.

"Selama ini ya kalau masih mau bekerja di bawah aplikasi ya harus menyetujuinya. Kalau enggak setuju ya udah, jadi kesannya take it or leave it," kata dia.

Baja mengatakan sejauh ini para aplikator ojek online memiliki banyak mitra tapi tidak melakukan prinsip kemitraan yang seharusnya berjalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cegah Virus Corona, Dilarang Meludah Sembarangan di KRL Commuter Line

Prinsip tersebut kata dia yaitu harus berdasarkan prinsip berkeadilan dan tidak boleh saling berkuasa.

Baja berharap, seluruh aplikator ojek online mampu menjalankan perjanjian kemitraan yang setara dan adil.

"Kami juga enggak pengen matiin bisnis aplikasi karena kami juga memang butuh aplikasi tapi yaitu janji kemitraannya harus dijalankan harus setara dan berkeadilan," tegasnya.

Baca juga: Impor dari China ke RI Anjlok 51 Persen akibat Virus Corona

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.