70 Persen Anggaran Kementerian Diarahkan untuk Riset Nasional

Kompas.com - 04/03/2020, 14:29 WIB
Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti, Ismunandar dalam acara DataSecurAi di Jakarta, Rabu (4/3/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYADirektur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti, Ismunandar dalam acara DataSecurAi di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek Dikti, Ismunandar mengatakan, 70 persen anggaran masing-masing kementerian/lembaga (K/L) harus digunakan untuk prioritas riset nasional.

Adapun sisa 30 persen dari anggaran, baru kemudian boleh digunakan untuk agenda masing-masing kementerian/lembaga.

"Kita harapkan setiap kementerian/lembaga 70 persen adalah untuk riset nasional. Kalau masih mempunyai agenda masing-masing hanya (gunakan sisa) 30 persen," kata Ismunandar pada acara DataSecureAI di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Baca juga: Mentan Tantang Profesor Pertanian Terapkan Hasil Riset

Ismunandar mengaku, wacana tersebut sebetulnya sudah bergulir sejak 2 tahun belakangan. Untuk itu, pihaknya berencana bakal memberlakukan arahan itu mulai tahun ini.

Lagipula, dia bilang, arahan tersebut dilakukan agar integrasi data dan riset antar kementerian/lembaga menjadi lebih baik.

"Kita diskusi sudah lama sejak 2 tahun (lalu). Tapi tahun ini kita mulai berlakukan. Dan ke depan dalam setahun ini intergrasi akan lebih baik sehingga tahun 2021 nanti sudah lebih baik," terang Ismunandar.

Kendati begitu, Ismunandar tak menjelaskan secara rinci kementerian/lembaga apa saja yang sudah menyanggupi arahan tersebut. Pasalnya, hingga kini masih dalam proses pembahasan.

"Sedang proses dan dalam pembahasan. Tunggu saja," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X