SKK Migas Optimistis Indonesia Bisa Menjadi Pemasok Utama LNG di Pasar Global

Kompas.com - 04/03/2020, 16:44 WIB
Ilustrasi anjungan migas dok SKK MigasIlustrasi anjungan migas

JAKARTA, KOMPAS.com - SKK Migas optimistis Indonesia bisa menjadi pemain utama pemasok gas alam cair di pasar global.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyampaikan rampungnya proyek kilang Masela dan proyek utama hulu migas serta penemuan lapangan migas baru lainnya akan menjadikan Indonesia kembali menjadi salah satu produsen gas utama dunia.

"Ini sekaligus mendukung pemerintah meningkatkan daya saing indsutri dalam negeri dengan ketersediaan pasokan gas, serta menjadikan Indonesia berpeluang untuk kembali menjadi pemasok utama LNG dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2020).

Baca juga: Bantah Impor LNG Singapura, Luhut Sebut Indonesia Tak Akan Melacurkan Diri

SKK Migas saat ini telah memiliki 4 (empat) strategi untuk meningkatkan produksi migas nasional, yakni, mempertahankan tingkat produksi eksisting yang tinggi, transformasi sumberdaya ke produksi, mempercepat chemical EOR, dan eksplorasi untuk penemuan besar.

'SKK Migas juga telah mengidentifikasi 12 area yang berpotensi memiliki kandungan migas dalam jumlah yang besar dengan rincian 6 area di Indonesia bagian barat, 4 area di Indonesia bagian timur dan 2 area di laut dalam," lanjut Dwi Soetjipto.

Dari total produksi gas tahun 2019 sebesar 6.140 BBTU, penyaluran dalam bentuk LNG secara keseluruhan mencapai 2.025 BBTU. Dari jumlah tersebut, alokasi untuk domestik sebesar 508 BBTU dan LNG ekspor sebesar 1.417 BBTU.

Saat ini kapasitas kilang LNG di Indonesia sebesar 16 MTPA yang berasal dari LNG Tangguh 7,6 MTPA dan LNG Bontang 8,6 MTPA. Kapasitas kilang LNG akan bertambah sebear 13,3 MTPA jika proyek train 3 Tangguh dengan kapasitas 3,8 MTPA dan Abadi LNG (Masela Project) sebesar 9,5 MTPA selesai dibangun.

Pasar ekspor utama LNG dari Indonesia adalah ke China, Jepang, Korea Selatan, Thailand dan Taiwan yang dipasok dari kilang LNG Badak dan LNG Tangguh.

Sementara itu penyelesaian proyek hulu migas dan mega proyek Abadi Masela di masa mendatang akan bisa membuat Indonesia kembali menjadi salah satu produsen utama LNG dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X