Allianz Berikan Fitur Switching bagi Pemegang Unit Link

Kompas.com - 04/03/2020, 18:09 WIB
Ilustrasi asuransi dan keuangan Thinkstock/NastcoIlustrasi asuransi dan keuangan

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk menghadapi ketidakpastian pasar global, PT Asuransi Allianz Life Indonesia, kembali membuka free switching untuk pemegang polis asuransi jenis unit link. Dengan fasilitas ini nasabah unit link bisa mengubah produk investasinya.

"Kita lihat tren switching akan berlanjut untuk tahun ini. Kalau equity risikonya tinggi nasabah switch ke fixed income atau money market. Pada tahun lalu banyak beralih ke fixed income," kata Arie Haryoko, Head of Equity Portfolio Allianz Life Indonesia di Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2020).

Sementara itu Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen menyebutkan, fitur switching ini akan memudahkan nasabah untuk mengalihkan produk satu ke produk lainnya jika memang terdapat indikasi risiko.

Baca juga: Penetrasi Unitlink dan Asuransi Tradisional Diprediksi Tumbuh Seimbang

"Misal dari equty ke fixed income. Justru itu yang kita amati terjadi. Sempat ada kenaikan di portfolio fixed income," ungkap Karin.

Karin mengatakan, tahun ini portofolio terbesar adalah asuransi unit link mengingat banyak nasabah yang menginginkan produk yang fleksibel.

"Prinsipnya kita itu memberi kemudahan pada nasabah kita. Karena nasabah tuntutannya (ingin) semua serba mudah dan fleksibel, kebutuhan juga berubah," jelas Karin.

Dengan fitur switching, maka polis unit link yang bersifat jangka panjang dan seumur hidup bisa diubah tergantung dengan kebutuhan nasabah.

"( Switching) itu bisa dilakukan online di customer portal. Jadi nasabah bisa mendaftarkan nomor polisnya dan alamat email,setelah itu bisa memantau polisnya secara online," ungkapnya.

Baca juga: Unit Link Bisa Dimanfaatkan untuk Merencanakan Pendidikan Anak

Secara online, nasabah bisa melihat kapan pembayaran premi dan nilai investasi.

"Kalau mau ubah, bisa pilih sendiri fund-nya mau yang mana. Itu semua bisa dipilih tanpa perlu melakukan pengisian di kertas-kertas kaya dulu," ucapnya.

Namun switching ini tidak berlaku bagi pemegang polis untuk produk tradisional yang dipasarkan di bancassurance.

Selain jenis produk yang berbeda, premi juga sudah fixed per tahun dengan jadwal penarikan manfaat yang disepakati, pilihan produk investasinya atau fund juga tidak ada.

Menurut Karin, nasabah Allianz menginginkan dalam satu polis sudah banyak mencakup komponen proteksi. Ini untuk memudahkan nasabah dalam pembayaran dimana dalam satu polis semua proteksi tambahan sudah tercover.

" Nasabah kita kalau dikasih pilihan antara unit link dan tradisional, cenderung pilihnya ke unit link. Karena unit link bukan hanya pilihan asuransi tambahan saja, tapi lebih fleksibel," tegasnya.

Baca juga: Apa Itu Unit Link?

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X