Virus Corona Tak Pupuskan Niat Raja dan Ratu Belanda ke Danau Toba Maret Ini

Kompas.com - 05/03/2020, 05:27 WIB
Raja Willem-Alexander dari Belanda bersama istrinya, Ratu Maxima, saat perayaan ulang tahun ke-50 di Istana Kerajaan, 28 April 2017.
Getty/BBCRaja Willem-Alexander dari Belanda bersama istrinya, Ratu Maxima, saat perayaan ulang tahun ke-50 di Istana Kerajaan, 28 April 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B Pandjaitan mengatakan, meski ada wabah virus corona Raja dan Ratu Belanda, Willem-Alexander dan Maxima, hingga kini masih belum mengubah jadwal kunjungannya ke Indonesia pada 9–13 Maret 2020.

"Kunjungan ini merupakan undangan dari Presiden Joko Widodo dan kunjungan pertama mereka dalam 25 tahun terakhir. Pada tanggal 13 Maret Raja dan Ratu dijadwalkan berkunjung ke kawasan wisata Danau Toba seharian. Karena itu kami juga melakukan koordinasi persiapan kunjungan tersebut dalam rapat tadi," katanya melalui keterangan tertulisnya, Toba, Rabu (4/3/2020).

Raja dan Ratu Belanda itu dijadwalkan mengunjungi beberapa spot wisata budaya dan juga akan berlayar mengelilingi Danau Toba.

Baca juga: Dongkrak Parawisata di Danau Toba, Pemerintah Akan Kembangkan Bandara Sibisa

Sementara itu, penataan kawasan wisata Danau Toba yang masuk dalam 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) untuk tahap awal ditargetkan selesai pertengahan tahun ini.

"Tadi kami melakukan rapat yang membicarakan 39 spot wisata yang kita sepakati dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, lalu dari 39 itu kita perkecil menjadi sekitar delapan hingga 10 spot saja. Agar kita bisa lebih fokus. Kami hitung berapa yang bisa kita langsung danai sehingga bisa selesai Juni," jelasnya.

Pemerintah, menurut Luhut, berupaya semaksimal mungkin untuk membuka akses transportasi dan infrastruktur agar sudah tersedia di kawasan Danau Toba secepat mungkin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Di otorita Sibisa sudah beberapa investor yang mau masuk, dengan para investor itu kami akan menyelesaikan tiga ruas jalan, listrik, dan IPAL (Instalasi Pengolahan Limbah). Ini sudah ditenderkan dan akan dikerjakan bulan April, dengan begitu sekitar Mei atau Juni konstruksinya sudah bisa dimulai," ujarnya.

Proyek ini, diakui Luhut, sempat tertunda sekitar 8 bulan karena alasan sengketa tanah, tetapi sekarang sudah selesai.

Kementerian PUPR tahun ini memfokuskan pada dukungan infrastruktur di 5 KSPN Prioritas, harus selesai pada akhir 2020 sehingga pada tahun 2021 dapat memulai 5 KSPN lainnya. Kelima wisata prioritas tersebut yaitu, Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Bunaken di Sulawesi Utara, dan Bangka Belitung di Kepulauan Bangka Belitung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.