Perlukah Milenial Investasi ke Bitcoin?

Kompas.com - 05/03/2020, 08:15 WIB
Ilustrasi Bitcoin. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi Bitcoin.

Dengan fakta-fakta tersebut, Bitcoin tentunya merupakan peluang investasi yang menarik untuk dilakukan, khususnya bagi kaum milenial di Indonesia. Ada beberapa alasannya. Pertama, selama beberapa tahun terakhir, pasar mata uang kripto telah berkembang dengan baik.

Kini, perdagangan cryptocurrency telah disertai dengan pengawasan dan kontrol regulasi oleh institusi keuangan dan badan pemerintah. Regulasi ketat ini ikut mendukung sisi keamanan dalam berinvestasi pada mata uang kripto.

Baca juga: Warren Buffett Sebut Bitcoin Sama dengan Racun Tikus

Kedua, harga Bitcoin mulai mencapai titik stabil dan kemungkinan besar akan terus meningkat, seiring dengan momentum adopsi massal dari masyarakat. Sejauh ini, transaksi cryptocurrency digunakan untuk menggantikan metode transfer uang konvensional ke luar negeri.

Beberapa perusahaan juga telah menerima metode pembayaran menggunakan mata uang kripto, dan tren baru ini diperkirakan akan terus bertumbuh di masa depan. Di fase ini, para investor dapat mengambil kesempatan untuk berinvestasi lebih awal. Sehingga, ketika Bitcoin diterima secara masal, investor dapat meraih profit tinggi.

Bagi generasi muda Indonesia yang ingin melakukan investasi di Bitcoin, perlu dicatat bahwa Bitcoin merupakan aset dengan kategori risiko tinggi (high risk). Pasar perdagangan cryptocurrency masih fluktuatif.

Paul Veradittakit seorang partner di perusahaan investasi Bitcoin, Pantera Capital - menyarankan para investor untuk mendiversifikasikan cryptocurrency mereka dan tidak menginvestasikan semua aset ke dalam satu tempat.

Diversifikasi aset semakin mudah dilakukan, terutama karena platform perdagangan cryptocurrency seperti CoinDeal menawarkan banyak pilihan crypto-pairs atau pasangan kripto.

Para investor yang tertarik untuk membeli cryptocurrency populer seperti Ethereum, Bitcoin, Litecoin, dapat melakukannya dalam satu tempat, dengan berbagai pilihan dari mata uang fiat seperti Euro, USD, dan Poundsterling.

“Saya tidak memiliki lisensi khusus untuk memberikan rekomendasi finansial, dan pernyataan saya jangan dijadikan acuan untuk melakukan investasi tertentu. Namun, secara historis, dua Bitcoin Halvings yang terakhir telah menghasilkan kenaikan harga yang signifikan. Menilai dari kinerja sebelumnya, menurut saya adanya penurunan block reward pada bulan Mei mendatang akan menyebabkan kenaikan harga Bitcoin yang cukup drastis,” kata Alex Strzesniewski, COO dari CoinDeal dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2020).

Berdasarkan analisis harga oleh perusahaan riset Wall Street, Fundstrat Global Advisors, ketika nilai Bitcoin melewati angka Moving Average 200 hari, maka rata-rata kenaikan harga dalam enam bulan ke depan akan mencapai 197 persen.

Oleh karena itu, mereka memprediksi bahwa harga Bitcoin akan mencapai kenaikan tinggi pada bulan Juli atau Agustus 2020.

Sebagai tambahan, klub sepakbola populer seperti Wolverhampton Wanderers F.C. juga sudah menerima konsep mata uang digital. Mereka berkolaborasi dengan CoinDeal untuk mempromosikan penggunaan cryptocurrency.

“Di CoinDeal, kami telah berkomitmen untuk menjamin keamanan transaksi dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip berinvestasi yang baik. Melalui kerja sama ini, kami ingin memperkenalkan dunia blockchain kepada masyarakat melalui olahraga, dan kami menemukan banyak peminat mata uang digital di sini,” kata Alex.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Perlukah milenial investasi bitcoin?

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X