Harga Jahe Hingga Temulawak Naik, ini Respons Mendag

Kompas.com - 05/03/2020, 09:01 WIB
Pedagang Bumbu dan Rempah Pasar Playen, Gunungkidul, Rabu (4/3/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOPedagang Bumbu dan Rempah Pasar Playen, Gunungkidul, Rabu (4/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa harga komoditas pangan mengalami kenaikan setelah diumumkannya dua warga negara Indonesia terapapar virus corona.

Jahe merah, kunyit, hingga temulawak menjadi komoditas yang mengalami kenaikan harga, karena dipercaya mampu menangkal penyebaran virus corona.

Merespon hal tersebut, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengaku belum mengetahui tentang kenaikan harga tersebut.

"Ya nanti, itu akan kita lihat, saya rasa itu enggak ada yang (naik)," ujarnya, di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Baca juga: Geger Corona, Penjual Wedang Jahe Susu Diserbu Pembeli

Lebih lanjut, Agus menegaskan pihaknya akan terus mengawasi perkembangan harga di pasaran.

Pemerintah juga berkomitmen untuk memantau produksi dan stok pangan sehingga harga dapat terjaga.

"Ini dalam pemantauan," kata dia.

Agus meminta masyarakat agar tidak panik dalam berbelanja terkait adanya pengumuman mengenai dua WNI yang positif terjangkit virus corona.

Baca juga: Pertimbangkan Ini Jika Ingin Raih Cuan Di Tengah Wabah Corona

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X