Stimulus Jilid Dua Corona Segera Dirilis, Ini Permintaan Pengusaha

Kompas.com - 05/03/2020, 17:48 WIB
Rosan Roeslani saat diwawancarai media di Jakarta, Selasa (5/11/2019). KOMPAS.Com/ELSA CATRIANARosan Roeslani saat diwawancarai media di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah menyiapkan paket stimulus kedua untuk meredam dampak virus corona. Bahkan, paket ini akan segera dirilis.

Merespons rencana tersebut, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosan Roeslani meminta kepada pemerintah untuk merelaksasi aturan mengenai ekspor, lebih khsusus impor.

Pasalnya, saat ini pasokan bahan baku dari China tengah tertekan akibat merebak virus corona.

"Ekonomi memang sedang tinggi, untuk ekspor dan impor memang harusnya ada relaksasi. Terutama untuk impor, terutama bahan baku dan penolong dimudahkan," tuturnya, di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Baca juga: Stimulus Kedua Redam Corona Bakal Rilis, Anggaran Rp 10 Triliun Lebih

Dengan terganggunya impor dari China, Rosan menilai pemerintah perlu mempermudah impor dari negara altenatif lain.

"Kita minta untuk kemudahan dalam rangka cari substitusi dan juga negara-negara lain walaupun tidak gampang," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih lanjut, perangkat elektronik menjadi salah satu komoditas utama yang berkurang jumlahnya akibat virus corona. Sebab, komoditas ini utamanya diimpor dari China.

"Kalau kita lihat kan impor kita 26 persen dari China dan top three bahan baku untuk elektronik, laptop dan layar datar itu paling besar. Itu kita minta untuk berikan relaksasinya," ujar dia.

Rosan menambahkan, relaksasi bisa dilakukan dengan bentuk kemudahan perizinan hingga fiskal insentif.

"Kita sedang bicarakan juga," ucapnya.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Stimulus EKonomi untuk Dongkrak Ekspor-Impor

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.