Sri Mulyani: Jangan Sampai Tangkap Ikan di Natuna, Urus Ekspornya di Jakarta...

Kompas.com - 05/03/2020, 20:28 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (24/2/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan sulitnya izin ekspor di beberapa wilayah terluar Indonesia. Padahal seharusnya, izin ekspor bisa dipermudah dengan menggunakan teknologi.

Dia pun meminta Kementerian Perdagangan untuk mempermudah perizinan ekspor. Dengan demikian, para eksportir tak perlu harus ke Jakarta hanya untuk mengurus izin ekspor.

"Jangan sampai nangkap ikan di Natuna, masukkan ke kapal siap berangkat, (urus) surat (ekspornya) harus ke Jakarta. It doesn't make sense," kata Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Baca juga: Sri Mulyani ke Mendag: Jangan Pernah Minta Tambahan Anggaran!

Padahal, Sri Mulyani mengatakan dirinya melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah berupaya untuk mempermudah izin ekspor. Namun demikian, langkah tersebut tidak akan mampu memperbaiki kinerja ekspor jika Kementerian Perdagangan tidak melakukan hal yang sama.

"Tapi ada aturan dari ruangan ini. Jadi tolong teman-teman Kemendag juga lihat kalau ada yang harus pergi ke Ridwan Rais (Kantor Kemendag), masa dari Natuna ke sana. Kalau hanya minta surat kan bisa Whatsapp, internet, pakai program langsung auto approve," jelas dia.

Sebagai catatan, ekspor non migas pada tahun 2019 tercatat surplus sebesar 12 miliar dollar AS, hanya naik tipis dari tahun 2018 yang sebesar 11,2 miliar dollar AS.

Namun demikian, jika dibandingkan dengan tahun 2017, jumlah tersebut merosot tajam. Ekspor pada 2017 tercatat surplus hingga 25 miliar dollar AS.

Baca juga: Garuda Tetap Layani Penerbangan dari Korsel Meski Ada Larangan Pendatang

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X