United Tractors Uji Coba Bus Listrik Transjakarta hingga Akhir Tahun

Kompas.com - 06/03/2020, 06:43 WIB
Warga menggunakan masker saat memasuki bus transjakarta di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Presiden Joko Widodo mengimbau warga untuk tidak panik, tetapi tetap waspada dengan tetap higienis serta menjaga imunitas tubuh usai mengumumkan dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona yang saat ini dirawat di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGWarga menggunakan masker saat memasuki bus transjakarta di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Presiden Joko Widodo mengimbau warga untuk tidak panik, tetapi tetap waspada dengan tetap higienis serta menjaga imunitas tubuh usai mengumumkan dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona yang saat ini dirawat di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT United Tractors Tbk (UNTR), salah distributor bus merek Scania bakal bekerja sama dengan PT Transportasi Jakarta atau TransJakarta untuk uji coba bus listrik sampai dengan akhir tahun 2020.

Kerja sama uji coba ini dilakukan untuk mewujudkan transportasi efisien, ramah lingkungan dan melihat potensi kendaraan umum listrik ke depannya.

Direktur PT United Tractors Tbk, Loudy Irwanto Ellias mengatakan perusahaan sebelumnya sudah menandatangani kesepakatan bersama TransJakarta dengan kontrak kerja sama yang berlangsung satu tahun.

Baca juga: United Tractors Bagikan Dividen Tunai Rp 4,5 Triliun

Adapun skemanya adalah UNTR menyediakan bus tipe K250IB-4x2, sementara Transjakarta menyediakan infrastrukrurnya.

" Bus listrik, kita kerja sama MoU dengan TransJakarta rencanya sampai dengan akhir tahun depan. Bentuknya mau bagaimana, nanti TransJakarta yang akan menyediakan fasilitas, kita sediakan bus," kata Loudy di JCC Senayan Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Loudy mengatakan selama uji coba berlangsung UNTR hanya menyediakan satu unit bus saja. Selain karena mahal, sejauh ini infrastrukturnya juga belum memadai, sehingga setelah uji coba ini akan dilakukan evaluasi selanjUNTRnya untuk kinerja bus listrik TransJakarta ini.

"Satu unit untuk uji coba, itu kan mahal. Harga belum disentuh lah. Baru juga kerja sama. Lihat dulu, cocok apa enggak (di Indonesia). Bisa atau enggak di pakai disini," tambahnya.

Baca juga: Tahun 2021, TransJakarta Mulai Belanja Bus Listrik

Produk bus listrik merek Scania ini merupakan bus dengan tipe opportunity charging yang pengisian dayanya bisa dilakukan di mana saja.

Maka dari itu, uji coba juga diharapkan bisa mengetahui di mana titik yang biaa dilakukan pengisian daya, berapa lama dan besaran daya yang dibutuhkan.

Dari segi keamanan, Scania memiliki sistem pengereman aandal berupa Anti-lock dan Electronic Braking System (ABS/ EBS).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X