BPTJ Lakukan Upaya Pencegahan Virus Corona di Sejumlah Terminal

Kompas.com - 06/03/2020, 07:56 WIB
Sejumlah armada bus sedang terparkir di Terminal Baranangsiang, Selasa (16/7/2019). KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah armada bus sedang terparkir di Terminal Baranangsiang, Selasa (16/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) melakukan upaya pencegahan penularan virus corona di terminal-terminal di bawah pengelolaan BPTJ.

Dalam keterangan resminya, Jumat (6/3/2020), BPTJ menyatakan salah satu kesiapannya adalah dengan dilakukan penyediaan alat pendeteksi suhu tubuh (thermometer gun) di seluruh terminal di bawah pengelolaan BPTJ meliputi Terminal Jatijajar, Depok; Terminal Baranangsiang, Bogor; Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan dan Terminal Poris Plawad, Tangerang.

Petugas juga telah siap untuk melakukan pengukuran suhu tubuh baik terhadap kru maupun calon penumpang di masing-masing terminal bus.

Baca juga: Tingkatkan Pencegahan Corona, AP II Semprotkan Disinfektan di Bandara

Di samping itu, masing-masing terminal juga telah melakukan koordinasi dengan fasilitas-fasilitas kesehatan terdekat sebagai langkah lanjut jika nantinya terdapat penumpang atau kru yang terdeteksi memiliki suhu tubuh tinggi.

Untuk memastikan kesiapan di lapangan, Kepala BPTJ, Polana B Pramesti melakukan kunjungan kerja di Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat pada Rabu, (4/3/2020).

Dalam kunjungan tersebut, Polana memberikan arahan langsung kepada petugas untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh agar layanan kepada masyarakat di Terminal Jatijajar tetap dapat berjalan dengan optimal.

“Sebagai pelayan masyarakat, saya harap para petugas selalu menjaga daya tahan tubuh seperti menjaga pola makan sehat, menggunakan masker dan menjaga kebersihan dengan mencuci tangan sesering mungkin,” ungkap Polana.

Baca juga: Cegah Corona, ASDP Akan Bagikan Masker di Pelabuhan

Lebih lanjut, Polana juga mengimbau kepada para petugas untuk tidak panik dalam menghadapi wabah virus corona.

“Tetap tenang dan tidak perlu panik karena kunci dari pencegahan virus ini adalah pola hidup sehat dan menjaga kebersihan serta meningkatkan daya tahan tubuh,” tegas Polana.

Dalam surat yang dikeluarkan tanggal 4 Maret 2020 tersebut, operator angkutan umum dan koordinator terminal di Jabodetabek dipandang perlu untuk melakukan langkah-langkah pencegahan virus corona.

Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan di antaranya adalah kewajiban memiliki alat pendeteksi suhu tubuh (thermometer gun) untuk calon penumpang angkutan umum dan menyiapkan petugas
standby pada pintu masuk halte/stasiun untuk mengukur tubuh setiap penumpang yang datang.

Baca juga: Ada Corona, Bandara Soekarno-Hatta Masih Layani 200.000 Penumpang Per Hari

Kemudian, mewajibkan petugas melayani penumpang untuk menggunakan masker, menyiapkan handvsanitizer di pintu-pintu masuk terminal atau stasiun, memerintahkan petugas cleaning service lebih sering membersihkan tempat-tempat terpegang penumpang seperti tripod gate (akses masuk penumpang) atau ruang tunggu penumpang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Pandemi Bikin Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80 Persen

Spend Smart
Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Gara-gara Rambut Susah Diatur, Akhirnya Mulai Bisnis Pomade Buatan Sendiri

Smartpreneur
AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

AirAsia Dapat Peringkat Tertinggi untuk Health Rating Versi Airlinerating

Rilis
Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Mendag Dorong UMKM Pasarkan Produk Secara Offline dan Online di Masa Pandemi

Whats New
Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Sejumlah Program di Sektor Ketenagakerjaan Ini Bantu 32,6 Juta Orang Selama Pandemi, Apa Saja?

Whats New
Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Perlu Diskresi untuk Koperasi Multipihak

Whats New
Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Wamendag: RCEP Bakal Berkontribusi Besar pada Ekonomi ASEAN

Whats New
IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru, Ditargetkan Beroperasi 2023

Rilis
Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Ignasius Jonan Diangkat Jadi Komisaris Independen Sido Muncul

Whats New
Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Menaker: 2,1 juta Korban PHK Harusnya Dapat Karpet Merah, Hanya 95.559 yang Lolos Kartu Prakerja!

Whats New
5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

5 Tahun Beroperasi, Mandiri Capital Suntik Dana ke 14 Startup dengan Total Rp 1 Triliun

Whats New
Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Jelang Natal dan Tahun Baru, DAMRI Siapkan Ribuan Armada Bus Sehat

Rilis
Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Profil Edhy Prabowo: Mantan Prajurit, Jagoan Silat, hingga Pengusaha

Whats New
5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

5 Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Earn Smart
Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Organda Keluhkan Kualitas Aspal Jalan Tol Trans Sumatera

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X