Mengenalkan 10 Destinasi Wisata Lewat Komik

Kompas.com - 06/03/2020, 14:58 WIB
Wisatawan menikmati pemandangan matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJOWisatawan menikmati pemandangan matahari terbit dari Bukit Mentigen, Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Bukit Mentigen adalah salah satu alternatif tempat melihat matahari terbit selain Bukit Penanjakan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemenko Kemaritiman dan Investasi menggandeng PT Elex Media Komputindo Kompas Gramedia mempromosikan buku Si Juki dan Mang Awung menjelajahi berbagai destinasi wisata di Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Malang.

Komik ini diterbitkan untuk mengenalkan 10 destinasi wisata Indonesia dalam bentuk animasi komik versi Bahasa Indonesia. Hal ini bertujuan agar menarik dan mendorong wisatawan.

Rencananya, komik Si Juki dan Mang Awung juga akan dibuat dengan bahasa Inggris.

Baca juga: Pemerintah Bakal Kasih Insentif Pajak untuk Daerah Tujuan Wisata

"Buku ini kami ajak untuk mempromosikan destinasi baru. Tidak hanya secara nasional bahkan kalau perlu secara internasional," kata Sekretaris Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Agung Kuswandono di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

"Kami akan kembangkn Insya Allah nanti ke dalam Bahasa Inggris atau ke Bahasa China (mandarin) kalau perlu. Supaya sekaligus bisa jadi bahan orang-orang luar negeri datang ke Indonesia," sambungnya.

Selain itu Agung mengatakan, pemerintah tak akan hanya mempromosikan wisata domestik tidak hanya melalui komik saja. Namun ia menilai perlu merambah ke layar televisi. Promosinya akan menjadi fokus dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Saya ingin tidak hanya membuat sekadar membuat komik saja. Saya berpikir perlu dipromosikan lewat televisi, dibuatkan cerita pendek ke Toba. Kalau lewat ini (televisi) kan masyarakat bisa lebih mengenal. Jadi mohon dari tim Kemenparekraf juga mengangkat isu ini," ujarnya.

Baca juga: Garuda Tetap Terbang ke Korsel, Ini Kata Kemenhub

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Elex Media Komputindo Kompas Gramedia Suwandi Sandiwan Brata mengatakan, kali ini Si Juki dan Mang Awung menjelajahi berbagai destinasi wisata di Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Malang.

Petualangan Si Juki kembali hadir dari serial komik Si Juki seri Jalan-Jalan Nusantara dengan judul Petualangan di Malang, Bromo-Tengger-Semeru.

"Proses dan tujuannya tidak sederhana, kita dukung program Pak Joko Widodo (Jokowi) promosikan 10 prioritas pariwisata di luar Bali," kata dia.

Baca juga: Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik hingga Juni 2020

Seperti dalam komik seri Jalan-Jalan Nusantara sebelumnya, buku petualangan Si Juki dan Mang Awung di Malang ini juga muncul tambahan karakter baru. Karakter tersebut yakni Sam Ongis alias Mas Singo.

Sebagai seekor singa kelahiran asli Malang, Mas Singo memiliki cara bicara yang berbeda yaitu menggunakan Bahasa Walikan atau Bahasa Jawa Timuran.

Sementara, Bupati Kabupaten Malang Muhammad Sanusi mengatakan, Kabupaten Malang dipilih sebagai destinasi yang diangkat dalam komik terbaru Si Juki ini karena memiliki keragaman objek wisata yang lengkap, mulai dari wisata alam, wisata budaya hingga wisata taman bermain.

"Ini secara langsung Kabupaten Malang diuntungkan dengan promosi, terima kasih. Kami menyampaikan apresiasi karena kawasan wisata unggulan di Malang masuk 10 destinasi pariwisata nasional, ke Bromo dan Semeru aksesnya dari Malang," kata dia.

Baca juga: Banyak Penerbangan Ditangguhkan akibat Corona, Maskapai Asal Inggris Bangkrut



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X