Rudiyanto
Direktur Panin Asset Management

Direktur Panin Asset Management salah satu perusahaan Manajer Investasi pengelola reksa dana terkemuka di Indonesia.
Wakil Ketua I Perkumpulan Wakil Manajer Investasi Indonesia periode 2019 - 2022 dan Wakil Ketua II Asosiasi Manajer Investasi Indonesia Periode 2021 - 2023.
Asesor di Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal Indonesia (LSPPMI) untuk izin WMI dan WAPERD.
Penulis buku Reksa Dana dan Obligasi yang diterbitkan Gramedia Elexmedia.
Tulisan merupakan pendapat pribadi

Begini Tata Cara Pelaporan Harta “Pasar Modal” dalam SPT Pajak

Kompas.com - 07/03/2020, 12:09 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
  1. Bunga Deposito, Tabungan, Diskonto SBI, Surat Berharga Negara (jika obligasi negara)
  2. Bunga / Diskonto Obligasi (jika obligasi korporasi)

• Dasar Pengenaan Pajak (DPP)/ Penghasilan Bruto : Rp 3.000.000 (Rp 103 juta – Rp 100 juta)
• PPh Terutang : Rp 450.000 (Rp 3 juta kali 15 persen)

Pada prakteknya, ketika investor beli di Rp 100 juta dan jual di Rp 103 juta, maka yang akan dia terima adalah Rp 103 juta - pajak 450.000 = Rp 102.550.000 ditambah accrued interest (bunga berjalan) jika ada.

Baca juga: Ingat Lapor SPT Tahunan, Ditjen Pajak Memantau Kepatuhan Anda

Untuk penerimaan accrued interest, pelaporannya mengacu ke contoh pelaporan kupon obligasi di atas.

Bagaimana jika rugi? Misalkan beli Rp 100 juta dan jual di Rp 98 juta.

Dalam hal ini terjadi, maka tidak perlu dilaporkan dalam bagian diskonto. Kerugian investasi di pasar modal juga tidak mengurangi kewajiban pajak secara keseluruhan.

Transaksi Penjualan Saham

Banyak masyarakat yang masih salah belum paham tentang pelaporan saham perusahaan tbk termasuk investor saham itu sendiri. Pertama, saham tbk itu pajaknya bersifat final. Kedua, yang dilaporkan adalah nilai penjualannya saja.

Besaran pajak atas penjualan saham adalah 0,1 persen dari nilai transaksi. Nilai biasanya sudah dibayarkan oleh investor dalam biaya jual beli saham.

Angka ini juga yang menjadi dasar selisih biaya transaksi beli dan jual. Misalkan beli 0,2 persen dan jual 0,3 persen.

Baca juga: Kemenkeu Targetkan Kepatuhan Pelaporan SPT Naik hingga 85 Persen

Misalkan seorang investor memiliki modal Rp 100 juta. Transaksi yang dia lakukan adalah sebagai berikut :

  1. 10 Januari 2019 beli saham ABCD senilai Rp 100 juta
  2. 15 Februari 2019 jual saham ABCD senilai Rp 120 juta (untung 20 juta)
  3. 28 Februari 2019 beli saham WXYZ senilai Rp 120 juta
  4. 8 Juni 2019 jual saham WXYZ senilai Rp 80 juta (rugi 40 juta)
  5. 18 November 2019 beli saham XXXX senilai Rp 80 juta
  6. Akhir Desember 2019 nilai saham XXXX naik menjadi Rp 150 juta dan belum dijual

Maka pelaporannya adalah sebagai berikut:
• Bagian A. Penghasilan yang dikenakan PPh Final dan atau bersifat Final
• Sumber / Jenis Penghasilan :

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.