Soal Kemiskinan Ekstrem Hilang pada 2024, Sandiaga Sebut Harus Realistis

Kompas.com - 07/03/2020, 13:48 WIB
Sandiaga Uno di The Maj, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/3/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Sandiaga Uno di The Maj, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan, kemiskinan ekstrem bisa hilang pada 2024.

Jokowi mencatat masih ada 24,7 juta jiwa yang masuk kategori miskin, dan 9,91 juta di antaranya dalam kategori kemiskinan ekstrem.

Merespon hal tersebut, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menilai target tersebut tidak realistis. Sebab, jangka waktu yang ditentukan terlalu singkat.

Baca juga: Fakta-fakta Soal Turunnya Angka Kemiskinan dan Kesenjangan

"Bagus lah menghapuskan kemiskinan, tapi ke nol persen, dari sekarang 9 persen dalam 3-4 tahun, walau kita optimis tapi kita harus realistis," ujar Sandiaga di Jakarta, Sabtu (7/3/2020).

Menurutnya, untuk menghapuskan angka kemiskinan ekstrem perlu upaya yang lebih besar dari pemerintah. Pasalnya, pada level ini lah kemiskinan lebih sulit diatasi.

"Harus dibidik dengan kebijakan pendidikan, kebijakan kesehatan, juga membangun kekuatan ekonomi keluarga," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oleh karenanya, Sandi menekankan target pengentasan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen membutuhkan waktu yang lama.

"Kalau 2045 masih memungkinkan, karena masih ada 25 tahun," ucapnya.

Baca juga: Jokowi Targetkan Kemiskinan Ekstrem Hilang pada 2024

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut, Indonesia masih memiliki pekerjaan besar yang belum selesai dalam rangka menurunkan angka kemiskinan.

Jokowi mencatat masih ada 24,7 juta jiwa yang masuk kategori miskin, dan 9,91 juta di antaranya dalam kategori kemiskinan ekstrem.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.