Ini Tips Bekerja di Tengah Wabah Virus Corona

Kompas.com - 09/03/2020, 07:39 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

"Bagi orang-orang yang tidak dapat bekerja di rumah, perusahaan perlu mengambil pandangan panjang bahwa penghentian sementara dan tindakan pencegahan tambahan sekarang akan jauh lebih murah daripada jika penyakit menyapu tempat kerja," tambah Goldstein.

Baca juga: Virus Corona Ancam Ekonomi, Ini Instrumen Investasi yang Patut Dilirik


Ketika bekerja di rumah bukan pilihan

Goldstein mengatakan, jika bekerja di rumah bukan sebuah pilihan bagi para pekerja, perusahaan harus mengatur penjadwalan dan mengambil opsi bekerja jarak jauh.

Bahkan ahli strategi tempat kerja Cali Williams Yos menyarankan, perusahaan untuk mengadopsi langkah fleksibilitas kerja.

Caranya, pekerja duduk bersama manajer mereka, menjalani tanggung jawab harian mereka, dan menentukan mana yang dapat dikerjakan secara remote alias jarak jauh.

Di sisi lain, pekerja juga mesti siap menentukan apa yang akan mereka butuhkan saat bekerja jarak jauh, mulai dari akses komunikasi jarak jauh dengan perusahaan, alat komunikasi, konferensi video, dokumen dan sebagainya.

"Tidak ada yang sia-sia untuk memikirkan ini. Saat ini ada virus corona, tapi bisa saja terjadi hal lain di lain waktu. Jadi layak untuk meluangkan waktu untuk memikirkan bekerja jarak jauh," ujarnya.

"Sedangkan untuk pekerja yang tidak bisa bekerja di rumah karena jenis pekerjaannya, pengusaha bisa mengakomodasi jadwal shift alternatif," ucap Goldstein.

Baca juga: Harga Emas Kembali Cetak Rekor Tertinggi, Dampak Virus Corona?

Komunikasi dengan HRD

Alonso menasihati para pekerja untuk meningkatkan cakupan asuransi kesehatan yang didukung oleh perusahaan. Penting bagi pekerja untuk memahami apa saja yang tercakup dalam kepesertaan dan sampai sejauh mana cakupannya bila jatuh sakit dan membutuhkan perawatan medis.

Pekerja bisa menelepon atau mengirim pesan kepada spesialis human resources untuk membuat keputusan tentang kesehatan dan keuangan mereka.

Pekerja juga dapat mengeksplorasi apakah perusahaan menyediakan akses ke kesehatan mental profesional jika wabah berdampak pada kesehatan mental mereka.

"Mengambil sikap kerja sama dan memberitahu perusahan tahu apa benefit yang akan membantu Anda akan sangat bermanfaat," kata Goldstein.

Terakhir, pastikan perbarui kontak darurat Anda. Hal tersebut dapat membantu tim SDM menghubungi karyawan dengan cepat, di luar jam kerja, tentang pembaruan yang sedang berlangsung.

Baca juga: Hadapi Perlambatan Ekonomi Akibat Virus Corona, Ini Saran Sandiaga Uno ke Pemerintah


Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

Rilis
Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

Whats New
YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

Whats New
Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

Whats New
Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

Whats New
Posko THR 2021 Diluncurkan, Apa Fungsinya?

Posko THR 2021 Diluncurkan, Apa Fungsinya?

Whats New
Kemenperin Pacu Peran Startup untuk Dukung Transformasi Industri

Kemenperin Pacu Peran Startup untuk Dukung Transformasi Industri

Rilis
IHSG 'Parkir' di Zona Merah, Rupiah Justru Menguat

IHSG "Parkir" di Zona Merah, Rupiah Justru Menguat

Whats New
PLN Target Seluruh Jaringan Listrik NTT Pulih 21 April 2021

PLN Target Seluruh Jaringan Listrik NTT Pulih 21 April 2021

Whats New
Kini Pengguna Shopee Bisa Gunakan Fitur Khusus Produk Lokal

Kini Pengguna Shopee Bisa Gunakan Fitur Khusus Produk Lokal

Whats New
Lebih dari 90 Persen Aliran Listrik di NTT Kembali Tersambung Usai Diterjang Badai

Lebih dari 90 Persen Aliran Listrik di NTT Kembali Tersambung Usai Diterjang Badai

Whats New
Anak-Anak Dikhawatirkan Bisa Jangkau Rokok karena Harga Turun

Anak-Anak Dikhawatirkan Bisa Jangkau Rokok karena Harga Turun

Whats New
Direktur Shopee: Produk UMKM Lokal Enggak Kalah dari Produk Luar Negeri

Direktur Shopee: Produk UMKM Lokal Enggak Kalah dari Produk Luar Negeri

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Baik dan Buruk Overthinking, Bagaimana Memilih dan Memilahnya?

[KURASI KOMPASIANA] Baik dan Buruk Overthinking, Bagaimana Memilih dan Memilahnya?

Rilis
Dukung Keberlangsungan Bank Digital, Ini Fokus Bank Neo

Dukung Keberlangsungan Bank Digital, Ini Fokus Bank Neo

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X