Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penutupan Perdagangan Sesi Pertama, IHSG dan Rupiah Jeblok

Kompas.com - 09/03/2020, 12:34 WIB
Kiki Safitri,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada penutupan perdagangan sesi pertaman di Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperangkap di zona merah.

Pelemahan IHSG juga diiringi dengan pelemahan rupiah sampai dengan 122 poin (0,85 persen).

Berdasarkan kurs referensi di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah melemah menjadi Rp 14.342 per dollar AS dibandingkan pada Jumat pekan lalu, yakni Rp 14.267 per dollar AS.

Baca juga: Awali Pekan, IHSG Langsung Jeblok

Dilansir dari Bloomberg, IHSG bertengger pada level 5.266,29 pada pukul 12.28 WIB. IHSG melemah 232,26 poin atau 4,22 persen dibandingkan pada level pembukaan hari ini.

Pagi ini, IHSG dibuka pada level 5.364,80. Pada penutupan perdagagan Jumat (6/3/2020) pekan lalu, IHSG bertengger pada level 5.498,54.

Sebanyak 45  saham melaju di zona hijau dan 349 saham merah. Sedangkan 84 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 2,95 triliun dengan volume 2,8 miliar saham.

Head of Research PT MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan IHSG hari ini kembali berpeluang turun di awal pekan dan melanjutkan kejatuhannya karena banyak investor yang mengalihkan asetnya ke asset aman.

“Valuasi menjadi semakin attractive, kami merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan trading harian maka dapat fokus atas saham dari Sektor Logam Emas, Konsumer dan Retail dalam perdagangan diawal pekan ini,” jelas Edwin.

Baca juga: Masih Dibayangi Virus Corona, IHSG Pekan Depan Diproyeksi Melemah

Adapun seluruh sektor di Indonesia terpantau berada di zona merah mencakup sektor perbankan, consumer goods, konstruksi, properti, dan sumber daya alam.

Terpantau seluruh saham baik saham Wall Street maupun Asia memerah.

Saham Asia seperti Nikkei 255 Tokyo melemah 6,15 persen ke level 1.276,7. Adapun indeks saham Hong Kong Hang Seng juga melemah 3,93 persen ke level 1.027,79 poin.

Indeks saham Shanghai Composite Index yang juga melemah 66,8 poin atau 2,20 persen.

Edwin memproyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran 5.436 sampai dengan 5.523.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Armida Triani, Sukses Kembangkan Pakaian Anak Motif Nusantara Beromzet Rp 15 Juta Per Bulan

Cerita Armida Triani, Sukses Kembangkan Pakaian Anak Motif Nusantara Beromzet Rp 15 Juta Per Bulan

Smartpreneur
Ikuti Arahan Jokowi, Sri Mulyani Siapkan APBN 2025 untuk Presiden Baru

Ikuti Arahan Jokowi, Sri Mulyani Siapkan APBN 2025 untuk Presiden Baru

Whats New
SPBU Hidrogen Diklaim Bisa Tekan Impor BBM hingga 1,59 Juta Liter Per Tahun

SPBU Hidrogen Diklaim Bisa Tekan Impor BBM hingga 1,59 Juta Liter Per Tahun

Whats New
Perhitungkan Kerugian Negara, Evaluasi Kebijakan Harga Gas Murah Perlu Dilakukan

Perhitungkan Kerugian Negara, Evaluasi Kebijakan Harga Gas Murah Perlu Dilakukan

Whats New
Aktivitas Merger dan Akuisisi di Indonesia Dinilai Tetap Kuat pada 2024

Aktivitas Merger dan Akuisisi di Indonesia Dinilai Tetap Kuat pada 2024

Whats New
Sony PHK 900 Karyawan di Unit PlayStation

Sony PHK 900 Karyawan di Unit PlayStation

Whats New
Aplikasi Kencan Online Bumble PHK 350 Karyawan, Apa Sebabnya?

Aplikasi Kencan Online Bumble PHK 350 Karyawan, Apa Sebabnya?

Whats New
Kabar Baik, Dana PSR Naik 2 Kali Lipat Jadi Rp 60 Juta

Kabar Baik, Dana PSR Naik 2 Kali Lipat Jadi Rp 60 Juta

Whats New
Menko Airlangga Sebut Anggaran Makan Siang Gratis Rp 15.000 Per Anak Sudah Diuji Coba

Menko Airlangga Sebut Anggaran Makan Siang Gratis Rp 15.000 Per Anak Sudah Diuji Coba

Whats New
Dirut Bulog: Pasokan Beras di Pasar Karawang Mendekati Normal

Dirut Bulog: Pasokan Beras di Pasar Karawang Mendekati Normal

Whats New
Mentan Klaim Beras Surplus, tapi Kenapa Impor Ditambah?

Mentan Klaim Beras Surplus, tapi Kenapa Impor Ditambah?

Whats New
Simak, Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BNI hingga Bank Mandiri

Simak, Rincian Kurs Rupiah Hari Ini di BNI hingga Bank Mandiri

Whats New
Info Pangan 28 Februari 2024: Harga Beras Premium, Cabai Merah, dan Daging Sapi Naik

Info Pangan 28 Februari 2024: Harga Beras Premium, Cabai Merah, dan Daging Sapi Naik

Whats New
IHSG Menguat, Rupiah Melemah di Awal Sesi Perdagangan

IHSG Menguat, Rupiah Melemah di Awal Sesi Perdagangan

Whats New
Mewaspadai 6 Dampak Buruk Gejala Jurang Kepemimpinan (Bagian I)

Mewaspadai 6 Dampak Buruk Gejala Jurang Kepemimpinan (Bagian I)

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com