Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Luhut: Ahok Tak Minta Restu Jadi Kepala Otoritas Ibu Kota Baru

Kompas.com - 09/03/2020, 20:48 WIB
Ade Miranti Karunia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahja Purnama alias Ahok diketahui datang ke Kantor Kemaritiman dan Investasi, pada Senin (9/3/2020) pagi.

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan mengatakan, kedatangan Ahok hanya sekadar ikut serta dalam mendorong industri pariwisata.

Luhut menepis kedatangan Ahok membahas status Komut Pertamina itu menjadi calon Kepala Otoritas untuk Ibu Kota Negara baru.

Baca juga: Profil Tumiyana, Juragan Sapi, Calon CEO Ibu Kota Baru Pesaing Ahok

"Nggak (bahas badan otorita). Ketemu Ahok tadi kita bicara, dia CSR-nya (Pertamina) mau ikut membangun spot-spot turis," kata Luhut di Jakarta.

Meski diisukan calon kuat pemimpin otoritas IKN, Luhut tak membenarkan. Termasuk omongan dari para pengamat. "Ah nggak, siapa bilang," tanyanya.

Soal sosok yang akan menjadi pemimpin otoritas IKN, Luhut menegaskan hal tersebut menjadi kewenangan Presiden Joko Widodo.

"Nggak tahu, itu nanti presiden yang akan mengumumkan sebentar lagi," ucapnya.

Baca juga: Sandiaga: Bukannya Pak Ahok Baru Jadi Komisaris Utama Pertamina?

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com