BKPM Proyeksikan Pertumbuhan Investasi di Kuartal I Capai 6-10 Persen

Kompas.com - 09/03/2020, 21:36 WIB
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIKepala BKPM, Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah merbaknya virus Corona yang mengancam pertumbuhan ekonomi, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimis pertumbuhan investasi masih bertumbuh di kuartal I tahun 2020 sebesar 6-10 persen.

Hal ini disampaikan Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia yang baru saja menemui Presiden Joko Widodo untuk membahas dampak corona terhadap investasi di Indonesia.

"Insya Allah realisasi investasi pada triwulan I di 2020 itu kenaikannya kurang lebih skitar 6 persen sampai 10 persen dibanding tahun lalu," kata Bahlil di kantornya di Jakarta, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Permudah Perizinan Usaha, OSS BKPM akan Diintegrasikan dengan IBOSS Batam

Bahlil mengatakan dalam pembicaraannya dengan Jokowi, membahas terkait dengan dampak investasi di Indonesia setelah banyak analis memproyeksikan perlambatan pertumbuhan ekonomi di tahun 2020 akibat kemunculan virus corona.

"(Pembicaraannya) bagaimana ada solusi percepatan terhadap realisasi investasi dari China. Tapi saya yakin sekalipun ada corona, Insya Allah investasi tepat naik. Kita berdoa bagaimana Corona cepat selesai," tambahnya.

Bahlil menjelaskan, kemunculan virus corona yang diawali di China memang mengganggu perekonomian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai satu dari negara dengan ekonomi terkuat, China memiliki kontribusi 16 persen terhadap pertumbuhan ekonomi dunia yang berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Sekarang kan kondisinya belum terlalu membaik. 1 persen kondisi ekonomi China menurun, terkoreksi di kita (Indonesia) 0,3 persen. Yang kita pikirkan adalah bagaimana cara mengantisipasinya," jelas Bahlil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.