Harga Minyak Anjlok ke Kisaran 30 Dollar AS, Apa Sebabnya?

Kompas.com - 10/03/2020, 07:37 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan permintaan minyak akan mengalami kontraksi pada 2020 untuk pertama kalinya sejak 2009. Badan itu memangkas perkiraan tahunannya dan mengatakan bahwa permintaan akan berkontraksi sebesar 90.000 barrel per hari pada 2020 dari 2019.

Bank-bank besar juga telah memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan mereka. Morgan Stanley memperkirakan China akan memiliki pertumbuhan permintaan nol pada 2020, sementara Goldman Sachs melihat kontraksi 150.000 barrel per hari dalam permintaan global.

Bank of America mengurangi perkiraan harga minyak mentah Brent menjadi 45 dollar AS pada 2020 dari 54 dollar AS per barel.

"Pergeseran radikal dalam kebijakan menunjukkan bahwa Saudi akan memungkinkan persediaannya meningkat tajam selama tiga kuartal berikutnya," kata laporan Riset Global Bank of America.

"Sebagai hasilnya, kami sekarang memperkirakan harga minyak Brent untuk sementara turun ke kisaran 20 dolar AS selama beberapa minggu mendatang," tambahnya.

Baca juga: Harga Minyak Mentah Anjlok ke Level Terendah sejak Perang Teluk

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X