Pelatihan Diplomat, Indonesia Kerja Sama dengan Belanda

Kompas.com - 10/03/2020, 07:59 WIB
Menteri Luar Negeri Belanda Stephanus Abraham Blok dan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menandatangani perjanjian kerjasama di Jakarta, Senin (9/3/2020). Perjanjian kerjasama ini terkait pelatihan diplomat Indonesia dan isu wanita, perdamaian serta keamanan. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMenteri Luar Negeri Belanda Stephanus Abraham Blok dan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menandatangani perjanjian kerjasama di Jakarta, Senin (9/3/2020). Perjanjian kerjasama ini terkait pelatihan diplomat Indonesia dan isu wanita, perdamaian serta keamanan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Belanda Stephanus Abraham Stef Blok menandatangani 2 (dua) perjanjian kerja sama bilateral.

Adapun dua perjanjian yang ditandatangani yaitu Letter of Intent (LoI) on Women, Peace, and Security dan Nota Kesepahaman terkait Kerja Sama Pelatihan Diplomat.

“LoI on Women, Peace, and Security merupakan bentuk kolaborasi kedua negara untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam perdamaian dan keamanan, melalui program pelatihan bagi peacekeepers dan mediator,” ujar Retno di Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Virus Corona Tak Pupuskan Niat Raja dan Ratu Belanda ke Danau Toba Maret Ini

Kesepakatan bilateral ini ditandatangani sejalan dengan peran aktif Indonesia dalam memajukan peran wanita dalam perdamaian dan keamanan secara global.

Peran tersebut di antaranya melalui inisiatif pembentukan ASEAN Women Mediators Network dan pembentukan Jaringan Solidaritas Wanita Afghanistan-Indonesia di Kabul awal Maret lalu.

Pada pertemuan malam tadi, Retno dan Stef Blok juga membahas mengenai kerjasama ekonomi, terutama rencana investasi pabrik Friesland Campina di Indonesia.

Retno menyampaikan, pemerintah Indonesia menyambut baik hal ini sebagai investasi baru yang akan dilakukan oleh Perusahaan Belanda di Indonesia, termasuk perluasan investasi pabrik susu Friesland Campina senilai 300 juta dollar AS.

Baca juga: Stasiun Garut, Kenangan Charlie Chaplin dan Pelesiran Orang Belanda

Belanda merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa. Investasi Belanda tahun 2019 menduduki peringkat pertama dari Eropa.

Belanda merupakan mitra ke-2 terbesar perdagangan dengan Eropa, dan turis Belanda merupakan ke-empat terbesar dari Eropa.

Pertemuan ini juga membahas berbagai isu-isu global termasuk perkembangan wabah Covid-19 dan peran aktif Indonesia dalam proses perdamaian di Afghanistan.

Selanjutnya keduanya turut membahas persiapan pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Raja Willem Alexander yang akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada tanggal 9 sampai 13 Maret 2020.

“Kunjungan ini akan menjadi momentum baru kemitraan Indonesia-Belanda kedepan," tegas Retno.

Baca juga: Dana Rp 5 Miliar Milik Warga Negara Belanda Tertahan di Jiwasraya

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X