Penjual Online Jual Masker dengan Harga Mahal, Ini yang Dilakukan Asosiasi E-Commerce

Kompas.com - 10/03/2020, 11:07 WIB
ilustrasi masker shutterstockilustrasi masker

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umun Asosiasi E-Commerce Indonesia (iDea) Ignatius Untung mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan para anggota asosiasi terutama platform e-commerce untuk menyikapi permasalahan pendidikan seller penimbun masker yang kembali dijual dengan harga yang tinggi.

Banyak seller di e-commerce yang dinilai bermain dan mengambil keuntungan besar di tengah kepanikan masyarakat terhadap virus Corona.

"Asosiasi dan member sepakat untuk mendukung pendidikan terhadap seller nakal yang mengambil keuntungan di balik mulai masuknya penyakit corona di Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Erick Thohir Tegaskan BUMN Tak Kirim Masker ke China

Untung juga mengatakan bahwa tidak hanya ketua umum yang mengambil sikap ini tetapi para perusahaan pemilik platform besar seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, JD.ID, Lazada dan juga Blibli sudah menegaskan komitmennya.

Para pemain besar ini juga mendukung pihak berwajib untuk menindak para seller yang mungkin juga bermain di platform mereka.

"Selain dukungan, jika ada yang mungkin harus dilakukan platform untuk mengatasi dan mencegah kenakalan seller ini mereka juga mau bekerja sama," lanjutnya.

Untung dan para e-commerce lain akan terus menghimbau para seller agar tidak lagi mengambil keutungan yang berlebihan disaat masyarakat justru membutuhkan kepedulian agar virus ini bisa ditangani dengan cepat.

"Berdagang memang untuk mencari keutungan tapi tidak meluasnya penyakit korona di Indonesia tentu akan lebih baik semua orang dan nantinya bisa mencari keuntungan setelah semuanya berlalu," pungkasnya.

Baca juga: Merchant Jual Masker dengan Harga Tak Wajar, Ini Tindakan Tokopedia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Profesi Utama Jadi Selingan | Mengenal Female Wedding Photographer | Dosen Di-'ghosting' Mahasiswa

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Profesi Utama Jadi Selingan | Mengenal Female Wedding Photographer | Dosen Di-"ghosting" Mahasiswa

Rilis
Lolos Gelombang 12, Ini Langkah untuk Memulai Pelatihan Kartu Prakerja

Lolos Gelombang 12, Ini Langkah untuk Memulai Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
Gelombang 13 Kartu Prakerja Bakal Dibuka Kamis Besok Pukul 12.00 WIB

Gelombang 13 Kartu Prakerja Bakal Dibuka Kamis Besok Pukul 12.00 WIB

Whats New
Kemenaker: Implementasi Program JKP Indonesia Lebih Cepat Dibanding Malaysia

Kemenaker: Implementasi Program JKP Indonesia Lebih Cepat Dibanding Malaysia

Whats New
Rupiah Berbalik Menguat, Ditutup Pada Level Rp 14.245 Per Dollar AS

Rupiah Berbalik Menguat, Ditutup Pada Level Rp 14.245 Per Dollar AS

Whats New
Ingin Daftar Kartu Prakerja? Ini Kriteria Agar Diterima Sebagai Peserta

Ingin Daftar Kartu Prakerja? Ini Kriteria Agar Diterima Sebagai Peserta

Whats New
IHSG Ditutup Menguat, Asing Borong Saham BBRI dan BBCA

IHSG Ditutup Menguat, Asing Borong Saham BBRI dan BBCA

Whats New
Juni 2021, Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 1 Juta Per Hari

Juni 2021, Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 1 Juta Per Hari

Whats New
Gubernur BI Optimistis 12 Juta Merchant Gunakan QRIS Dalam Waktu Dekat

Gubernur BI Optimistis 12 Juta Merchant Gunakan QRIS Dalam Waktu Dekat

Whats New
Pegawai Ditjen Pajak Terlibat Kasus Suap, Sri Mulyani: Ini Jelas Pengkhianatan

Pegawai Ditjen Pajak Terlibat Kasus Suap, Sri Mulyani: Ini Jelas Pengkhianatan

Whats New
Standard Chartered Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,5 Persen di 2021

Standard Chartered Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,5 Persen di 2021

Whats New
Ini Promo ShopeePay, Tokopedia dan Bukalapak di Maret 2021

Ini Promo ShopeePay, Tokopedia dan Bukalapak di Maret 2021

Rilis
Pesan Luhut kepada Para Pejabat: Jangan Merasa Sombong dan Hebat

Pesan Luhut kepada Para Pejabat: Jangan Merasa Sombong dan Hebat

Whats New
Sri Mulyani Sebut Pegawai DJP yang Diduga Terlibat Kasus Suap Telah Dibebastugaskan

Sri Mulyani Sebut Pegawai DJP yang Diduga Terlibat Kasus Suap Telah Dibebastugaskan

Whats New
Soal Dugaan Kasus Suap di Ditjen Pajak, Sri Mulyani: Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat di Awal 2020

Soal Dugaan Kasus Suap di Ditjen Pajak, Sri Mulyani: Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat di Awal 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X