Bappebti Blokir 23 Situs Trading Investasi Ilegal

Kompas.com - 10/03/2020, 15:08 WIB
Ilustrasi investasi. Dok. Bank DBSIlustrasi investasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi ( Bappebti) Kementerian Perdagangan, kembali memblokir 23 domain situs entitas ilegal di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK).

Pemblokiran ini dilakukan selama Januari-Februari 2020.

“Bappebti saat ini telah memblokir 23 domain situs entitas ilegal di bidang PBK selama Januari dan Februari 2020 karena setiap pihak yang melakukan perdagangan berjangka di Indonesia wajib mematuhi ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan memiliki izin dari Bappepti Kemendag," kata Kepala Bappepti, Tjahya Widayanti melalui keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: Bappebti: Waspada Modus Penjualan Perangkat Lunak Trading Forex

Walaupun pemblokiran tersebut, lanjut Tjahya, ada sejumlah pihak yang keberatan dengan tindakan Bappebti karena beberapa entitas telah memiliki izin di negara asalnya.

Menurut dia, melalui pengawasan dan pengamatan yang rutin dilakukan Bappebti, terbukti masih adanya entitas yang menduplikasi pialang berjangka yang memiliki izin dari Bappebti.

“Biasanya mereka menawarkan pendapatan tetap dan atau bagi hasil keuntungan (profit sharing) melalui paket-paket investasi atau menjadi introducing (pengenalan) broker dari luar negeri kepada masyarakat,” ujarnya.

Bappebti, lanjut Tjahya, secara berkesinambungan akan terus memperkuat pengawasan dan melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan pemblokiran terhadap domain situs entitas ilegal di bidang PBK.

Baca juga: Bursa Perdagangan Aset Kripto Upbit Resmi Terdaftar di Bappebti

Pemblokiran dilakukan setelah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika serta sejumlah perusahaan penyedia jasa web hosting dan registrar yang ada di Indonesia.

Hal ini dilakukan untuk melindungi dan mencegah kerugian masyarakat akibat kegiatan usaha pialang berjangka ilegal.

“Kemendag juga mengharapkan masyarakat lebih berhati-hati terhadap penawaran investasi di bidang PBK yang tanpa memiliki izin dari Bappebti. Masyarakat juga harus waspada jika ada pihak yang menawarkan perangkat lunak perdagangan valuta asing ( trading forex) yang mengakui dana yang disetorkan dijamin Bappebti,” imbau Tjahya.

Baca juga: Bappebti: Waspada Modus Penjualan Perangkat Lunak Trading Forex

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X