Mulai Besok, Jika IHSG Turun 5 Persen, Perdagangan Saham Dihentikan

Kompas.com - 10/03/2020, 21:39 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKSIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya mencegah penurunan dalam di pasar saham.

Pengawas pasar modal ini mengeluarkan kebijakan baru untuk menahan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Melalui surat bernomor S-274/PM.21/2020, OJK memerintahkan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghentikan kegiatan perdagangan saham bila IHSG berada dalam tekanan.

Rinciannya, bila IHSG turun 5 persen dalam sehari, BEI diperintahkan menghentikan perdagangan selama 30 menit. Aturan ini mulai berlaku pada perdagangan besok, Rabu (11/3/2020) sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Baca juga: IHSG Jeblok, BUMN Pertimbangkan Buyback Saham

Sementara bila IHSG turun hingga 10 persen atau turun melebihi 15 persen, maka BEI harus segera menerapkan protokol krisis yang dimiliki, sesuai SK Direksi BEI nomor Kep-00366/BEI/05-2012 mengenai Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Dalam Kondisi Darurat.

Sebagaimana diketahui, sentimen akibat menyebarnya virus Corona serta anjloknya harga minyak berimbas hingga lantai bursa.

Pada awal pekan ini, IHSG sempat anjlok hingga 6,58 persen. Terkait dengan kondisi tersebut, OJK sebelumnya teah mengizinkan semua emiten alias perusahaan publik untuk melakukan pembelian kembali ( buyback) saham dengan berbagai ketentuan.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Mulai besok, IHSG turun 5%, perdagangan saham disetop



Sumber

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X