Enggan Pakai Masker, Erick Thohir: Masker Itu untuk yang Sakit

Kompas.com - 11/03/2020, 14:08 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat meninjau Rumah Sakit Pertamina Jaya, Rabu (11/3/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMA Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat meninjau Rumah Sakit Pertamina Jaya, Rabu (11/3/2020).

TANGERANG, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengunjungi Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada Rabu (11/3/2020).

Ia datang untuk mengecek kesiapan PT Angkasa Pura II (Persero) dalam mengantisipasi penyebaran virus corona di area bandara.

Uniknya, ketika meninjau mantan bos Inter Milan itu memilih tak mengenakan masker.

Baca juga: Erick Thohir Tegaskan BUMN Tak Kirim Masker ke China

Hal tersebut berbeda dengan Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin yang memilih menggunakan masker ketika mendampingi Erick meninjau.

“Kan masker itu diperuntukkan untuk yang sakit atau yang kondisi badannya kurang (sehat),” ujar Erick ketika ditanya alasannya tak mengenakan masker.

Erick mengaku tak mengenakan masker bukan karena ingin “gaya-gayaan”. Sebab, dirinya berkunjung ke Bandara Soekarno-Hatta tidak dalam waktu yang lama.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi bukan saya gaya-gayaan enggak mau pakai masker. Kan di sini cuma mohon maaf, cuma sejam,” kata Erick.

Baca juga: Berkunjung ke RS Pertamina, Erick Thohir Tolak Bersalaman

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X