Substitusi Bahan Baku Impor, Penggunaan Bahan Alami untuk Obat Didorong

Kompas.com - 12/03/2020, 13:31 WIB
Ilustrasi: Industri Farmasi sulit ikut sertifikasi halal SHUTTERSTOCKIlustrasi: Industri Farmasi sulit ikut sertifikasi halal

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melakukan sejumlah upaya untuk menekan pelemahan pertumbuhan ekonomi, terutama di tengah perkembangan virus corona.

Salah satunya melalui percepatan industri substitusi produk impor sesuai dengan Inpres Nomor 6 tahun 2016.

Salah satu industri yang memiliki ketergantungan impor yang tinggi adalah bahan baku farmasi. Pun pemerintah memprioritaskan pengembangan obat atau produk biologi berbahan baku makhluk hidup melalui Obat Modern Asli Indonesia (OMAI).

Baca juga: Impor Bahan Baku Obat dari China Terhambat, Masyarakat Jangan Panik

Saat ini sekitar 95 persen kebutuhan bahan baku farmasi di Indonesia berasal dari impor. Nilai impor bahan baku obat setiap tahun mencapai 2,5 miliar hingga 2,7 miliar dollar AS.

Impor bahan baku terbesar berasal dari China yang mencapai 60 persen, diikuti India dan negara lainnya.

Menteri Perindustrian RI Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita pada saat kunjungan kerja meninjau
Pusat Riset Obat Modern Asli Indonesia di Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences menyatakan, pemerintah harus mendorong percepatan substitusi produk impor farmasi dengan bahan baku lokal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini dilakukan guna menekan angka impor, meningkatkan devisa negara, dan menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.