Aplikasi Ini Tawarkan Penarikan Gaji di Muka, Minat?

Kompas.com - 12/03/2020, 13:34 WIB
Founder dan CEO Asia Impact Development Co., Ltd (AID) Hitoshi Sugamoto memperkenalkan teknologi Beever, yang memungkinkan karyawan menarik gaji di muka, di Jakarta, Kamis (12/3/2020). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYAFounder dan CEO Asia Impact Development Co., Ltd (AID) Hitoshi Sugamoto memperkenalkan teknologi Beever, yang memungkinkan karyawan menarik gaji di muka, di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Asia Impact Development Co., Ltd (AID) melalui PT Beever Indonesia menyediakan aplikasi digital pengelolaan keuangan karyawan yang memungkinkan karyawan bisa menarik gaji di muka (kasbon gaji) secara real-time.

Founder dan CEO AID, Hitoshi Sugamoto mengatakan, inovasi tersebut dilakukan guna membantu perusahaan memberikan lebih banyak benefit bagi karyawannya, utamanya soal aspek kesejahteraan karyawan.

"Selama ini kalau karyawan hanya bisa mendapat gaji pada tanggal gajian. Dengan menggunakan teknologi Beever, karyawan dapat menentukan gajiannya kapanpun dan di mana pun," kata Hitoshi di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Baca juga: Redam Corona, Trump hingga Sri Mulyani Bakal Gratiskan Pajak Gaji Karyawan

Hitoshi mengatakan, gaji yang dapat diambil karyawan akan dihitung berdasarkan jumlah hari kerja dalam bulan yang berjalan. Artinya, karyawan tidak bisa mengambil gaji penuh sehingga masih memiliki sisa uang di hari gajian.

Setelah karyawan tersebut melakukan pengajuan, nantinya kasbon gaji bakal ditransfer melalui rekening ataupun instrumen uang elektronik (e-money). Untuk itu, Beever akan bekerja sama dengan institusi keuangan berlisensi di Indonesia sebagai pihak penyedia dana.

"Saat ini juga kami tengah menjajaki potensi kolaborasi dengan OttoCash selaku penerbit uang elektronik yang telah memiliki izin dari Bank Indonesia," ujar Sugamoto.

Baca juga: Sah, Pemerintah Bakal Tanggung Pajak Gaji Karyawan Selama 6 Bulan

Namun, karyawan yang bisa melakukan kasbon gaji di Beever hanya untuk karyawan yang perusahaannya telah bekerja sama dengan Beever.

Pasalnya, Beever akan menghubungkan sistemnya dengan sistem HR perusahaan seperti sistem kehadiran karyawan dan sistem gaji (payroll). Dengan menghubungkan sistem, para karyawan tersebut kemudian dapat memilih tanggal gajiannya.

"Karena untuk memudahkan karyawan, kami tidak charge bunga. Tapi hanya charge transaction fee yang (berbiaya) rendah," pungkasnya.

Baca juga: Membandingkan Upah Minimum Pekerja Swasta Vs Gaji PNS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 BEI: IPO Unicorn dan Centaur Diharapkan Berkontribusi pada Peningkatan Kapitaliasai Pasar

BEI: IPO Unicorn dan Centaur Diharapkan Berkontribusi pada Peningkatan Kapitaliasai Pasar

Whats New
Cara Daftar dan Input Data di SIPP BPJS Ketenagakerjaan secara Online

Cara Daftar dan Input Data di SIPP BPJS Ketenagakerjaan secara Online

Work Smart
Di Perhelatan G20, Kadin Pimpin Pertemuan Bisnis 20 Negara

Di Perhelatan G20, Kadin Pimpin Pertemuan Bisnis 20 Negara

Rilis
BEI: Perpanjangan Kebijakan Diskon Biaya Pencatatan Saham Masih Dikaji

BEI: Perpanjangan Kebijakan Diskon Biaya Pencatatan Saham Masih Dikaji

Whats New
IHSG Bakal Melemah Lagi? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Bakal Melemah Lagi? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Daftar Negara yang Pernah Memindahkan Ibu Kotanya

Daftar Negara yang Pernah Memindahkan Ibu Kotanya

Whats New
Menkop UKM: G20 Berpotensi Hasilkan Nilai Konsumsi Rp 1,7 Triliun

Menkop UKM: G20 Berpotensi Hasilkan Nilai Konsumsi Rp 1,7 Triliun

Rilis
Indomaret: 1 Warga Hanya Boleh Beli 2 Pieces Minyak Goreng Rp 14.000/ Liter

Indomaret: 1 Warga Hanya Boleh Beli 2 Pieces Minyak Goreng Rp 14.000/ Liter

Spend Smart
7 Alasan Resign Kerja yang Baik

7 Alasan Resign Kerja yang Baik

Work Smart
[POPULER MONEY] Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar | Sanksi Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000

[POPULER MONEY] Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar | Sanksi Jual Minyak Goreng di Atas Rp 14.000

Whats New
Asosiasi Sebut Stok Minyak Goreng Cukup untuk 2 Bulan, Selanjutnya?

Asosiasi Sebut Stok Minyak Goreng Cukup untuk 2 Bulan, Selanjutnya?

Whats New
Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Asosiasi Pengusaha Ritel: Kami Menyediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Whats New
Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Kasus Omicron Terus Bertambah, Luhut: Kalau Masih Mau Hidup Silakan Ikuti Imbauan...

Whats New
Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Kredit Pintar Telah Salurkan Pinjaman Rp 23,8 Triliun Sejak 2017

Rilis
Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Menaker: Tenaga Kerja Perempuan di 4 Sektor Ini Bisa Kantongi Upah Tinggi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.