Shell Indonesia Perluas Pabrik Pelumas

Kompas.com - 12/03/2020, 14:18 WIB
Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Muhammad Khayam  bersama President Director and Country Chair Shell Indonesia Dian Andyasuri dan Executive Vice President Shell Global Commercial Carlos Maurer di Bekasi, Kamis (12/3/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANADirektur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Muhammad Khayam bersama President Director and Country Chair Shell Indonesia Dian Andyasuri dan Executive Vice President Shell Global Commercial Carlos Maurer di Bekasi, Kamis (12/3/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Shell Indonesia menambahkan investasinya dalam perluasan pabrik pelumas (Lubricant Oil Blending Plant/LOBP) yang berlokasi di Marunda, Bekasi.

Adapun perluasan pabrik yang telah memiliki luas lahan menjadi 9 hektar ini nantinya akan mampu memproduksi 300 juta liter produk pelumas per tahun.

Pabrik itu sebelumnya hanya menampung jumlah produksi sebesar 136 juta liter per tahun.

Baca juga: Shell Indonesia Incar Pasar di Jawa Timur

Executive Vice President Shell Global Commercial Carlos Maurer mengatakan dengan adanya investasi ini menunjukkan adanya peningkatan permintaan terhadap pelumas di Indonesia khususnya.

" Investasi penting ini menunjukkan kepercayaan terhadap Indonesia yang sejalan dengan strategi kami untuk berinvestasi di pasar dan kami melihat adanya peningkatan permintaan terhadap pelumas," ujar Maurer, Kamis (12/3/2020).

Pabrik Shell LOBP ini, lanjut dia, akan menjadi pabrik pelumas terbesar yang dioperasikan oleh perusahaan internasional di Indonesia.

Pun pabrik ini akan membantu Shell dalam mengembangkan bisnis dan basis konsumen di Indonesia.

"Dengan kemampuan produksi pelumas berkelas dunia dan jaringan rantai pasokan yang terintegrasi dari Shell kami mampu menjawab peningkatan permintaan pasar di Indonesia terhadap pelumas premium dengan lebih baik lagi khususnya di bidang otomotif, industri dan marine," sambungnya.

Baca juga: Sama-sama Turun, Lebih Murah Mana BBM Shell Vs Pertamina?

Sementara itu, President Director and Country Chair Shell Indonesia Dian Andyasuri mengatakan, jumlah nominal investasi yang disediakan untuk perluasan pabrik belum bisa disebutkan, sebab masih dalam proses perluasan.

Namun, yang pasti Dian menegaskan investasi yang dikucurkan lebih besar dari jumlah investasi se-ASEAN.

"Kita enggak bisa ngomong jumlah investasinya. Nanti kalau sudah selesai baru bisa dikatakan tapi yang pasti dibandingkan yang lain jumlah investasi kita terbesar se-ASEAN, cukup untuk menggambarkan betapa pentingnya arti Indonesia untuk kita," katanya .

Selain itu, Dian juga mengatakan melalui investasi ini dapat membangun fasilitas otomatis berkelas dunia dengan relevansi lokal yang kuat dan operasional pabrik yang ramah lingkungan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Seret IHSG Anjlok 2 Persen

Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Seret IHSG Anjlok 2 Persen

Whats New
Naik Rp 1.000, Simak Rincian Terbaru Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg

Naik Rp 1.000, Simak Rincian Terbaru Harga Emas Antam 0,5 Gram hingga 1 Kg

Whats New
ORI019 Sudah Bisa Dibeli, Ini 26 Mitra Distribusinya

ORI019 Sudah Bisa Dibeli, Ini 26 Mitra Distribusinya

Earn Smart
ORI019 Resmi Ditawarkan Hari Ini, Minat?

ORI019 Resmi Ditawarkan Hari Ini, Minat?

Earn Smart
IHSG Pagi Merosot 145 Poin, Bagaimana dengan Rupiah?

IHSG Pagi Merosot 145 Poin, Bagaimana dengan Rupiah?

Whats New
Proyek Tol yang Digugat Tommy Soeharto Ternyata Milik Perusahaan Tutut

Proyek Tol yang Digugat Tommy Soeharto Ternyata Milik Perusahaan Tutut

Whats New
Remajakan Lahan Sawit 180.000 Hektar, Pemerintah Siapkan Rp 5,5 Triliun

Remajakan Lahan Sawit 180.000 Hektar, Pemerintah Siapkan Rp 5,5 Triliun

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Ini Proyek Tol yang Menggusur Bangunan Milik Tommy Soeharto

Ini Proyek Tol yang Menggusur Bangunan Milik Tommy Soeharto

Whats New
Bagaimana Prediksi IHSG Awal Pekan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Bagaimana Prediksi IHSG Awal Pekan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Lampaui AS, China Jadi Negara yang Datangkan Investasi Asing Langsung Terbesar Selama Pandemi Covid-19

Lampaui AS, China Jadi Negara yang Datangkan Investasi Asing Langsung Terbesar Selama Pandemi Covid-19

Whats New
Produsen Baterai ABC Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Produsen Baterai ABC Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Akan Dilakukan di Stasiun dan Terminal

Mulai 5 Februari, Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Akan Dilakukan di Stasiun dan Terminal

Whats New
Mengapa Indonesia Terlalu Bergantung Impor Sapi dari Australia?

Mengapa Indonesia Terlalu Bergantung Impor Sapi dari Australia?

Whats New
[POPULER MONEY] 7 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Indonesia | Tommy Soeharto Gugat Pemerintah

[POPULER MONEY] 7 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Indonesia | Tommy Soeharto Gugat Pemerintah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X