Rupiah dan IHSG Terpuruk, Ini Kata Menko Airlangga

Kompas.com - 12/03/2020, 15:41 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan sebelum memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Kebijakan Stimulus ke-2 Dampak COVID-19 tingkat menteri di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Dalam Rakor tersebut dihasilkan beberapa hal salah satunya mencangkup PPH Pasal 21 yang akan ditanggung Pemerintah untuk industri. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan wartawan sebelum memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Kebijakan Stimulus ke-2 Dampak COVID-19 tingkat menteri di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Dalam Rakor tersebut dihasilkan beberapa hal salah satunya mencangkup PPH Pasal 21 yang akan ditanggung Pemerintah untuk industri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal tahun telah terkoreksi 21,63 persen.

Di awal tahun, IHSG masih berada di level 6.300. Sementara pada perdagangan hari ini, dibuka memerah.

Bahkan di sesi pertama perdagangan, IHSG sempat menyentuk titik terendah di level 4.929,56.

Baca juga: IHSG Jeblok, Momentum Tepat Top Up Reksa Dana Saham

Adapun pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG ditutup turun 2,94 persen atau 151,54 poin pada level 5.002,55.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan aksi jual saham besar-besaran yang membuat IHSG jeblok disebabkan oleh pengumuman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan virus corona (COVID-19) sebagai pandemi global.

"Kan ada pengumuman WHO, semua dunia juga turun," ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Selain IHSG, nilai tukar rupiah di pasar spot siang ini terpantau melemah 120 poin (0,83 persen) pada level Rp 14.494 per dollar AS.

 

Baca juga: Corona Dinyatakan Sebagai Pandemik Penyebab IHSG Anjlok Hari Ini

Adapun referensi di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) juga melemah menjadi Rp 14.490 per dollar AS dibandingkan Rabu, yakni Rp 14.323 per dollar AS.

Adapun untuk indeks bursa saham di pasar regional juga terpantau memerah.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng melorot 3,41 persen, kemudian indeks Strait Times Singapura anjlok 3,62 persen.

Adapun Indeks Nikkei merosot melemah 3,54 persen dan indeks komposit Shanghai China terkoreksi juga mengalami turun 1,45 persen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X