Indeks Saham AS Anjlok Hampir 10 Persen, Terburuk Sejak 1987

Kompas.com - 13/03/2020, 08:14 WIB
Bursa saham New York atau New York Stock Exchange Thinkstockphotos.comBursa saham New York atau New York Stock Exchange

NEW YORK, KOMPAS.com - Indeks harga saham di bursa Amerika Serikat, Wall Street kembali anjlok pada perdagangan Kamis, (12/3/2020) waktu setempat.

Dikutip dari CNBC, Jumat (13/3/2020), hal tersebut lantaran Presiden Donald Trump dan bank sentral AS Federal Reserve gagal menanggulangi kekhawatiran pelaku pasar atas risiko perlambatan ekonomi akibat virus corona (COVID-19).

Indeks Dow Jones ditutup anjlok 2.352,6 poin atau 9,99 persen ke level 21.200,62.

 

Baca juga: Wall Street Bangkit dari Hari Terburuknya, Harga Emas Dunia Turun

Penurunan tersebut merupakan yang terendah sejak perdagangan bersejarah Black Monday, ketika indeks tertua di dunia tersebut terperosok hingga 22 persen.

Indeks S&P 500 pun terkoreksi 9,5 persen atau 2.480,64. Indeks tersebut juga mengalami kinerja terburuknya sejak 1987.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara indeks Nasdaq Composite ditutup merosot 9,4 persen ke level 7.201,80.

"Virus corona ini menakutkan dan orang-orang tidak tahu apa yang akan terjadi," ujar SVP Wealth Management UBS Kathy Entwistle.

"Seperti akan ada tsunami. Kita tahu dia akan segera memukul kapan saja, namun tidak ada yang tahun akan seperti apa," ujar dia.

Baca juga: Trump Bakal Nolkan Pajak Penghasilan Karyawan dan Pengusaha AS

Perdagangan saham di Wall Street pun sempat dihentikan sementara 15 menit setelah dibuka lantaran aksi jual saham besar-besaran terjadi.

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] 10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia | Menteri PPN Akui Jadi Dalang Pemotongan Anggaran MPR

[POPULER MONEY] 10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal di Indonesia | Menteri PPN Akui Jadi Dalang Pemotongan Anggaran MPR

Whats New
Pemerintah Tak Jadi Terapkan PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru

Pemerintah Tak Jadi Terapkan PPKM Level 3 Serentak Saat Nataru

Whats New
Menkop UKM: Solo Technopark Bisa Jadi Silicon Valley Indonesia

Menkop UKM: Solo Technopark Bisa Jadi Silicon Valley Indonesia

Whats New
Yakin Krakatau Steel Tak Bangkrut, Komisaris KSI Tantang Erick Thohir Taruhan Rp 1 Miliar

Yakin Krakatau Steel Tak Bangkrut, Komisaris KSI Tantang Erick Thohir Taruhan Rp 1 Miliar

Whats New
Ini Rata-rata Upah Pekerja Lulusan SMA di Indonesia

Ini Rata-rata Upah Pekerja Lulusan SMA di Indonesia

Work Smart
Jadi Dirut Baru PLN, Ini Daftar 'PR' Darmawan Prasodjo

Jadi Dirut Baru PLN, Ini Daftar "PR" Darmawan Prasodjo

Whats New
10 Daerah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Indonesia

10 Daerah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Indonesia

Whats New
Cegah Omicron, AP I Perketat Pintu Masuk Internasional di Bandara Bali dan Manado

Cegah Omicron, AP I Perketat Pintu Masuk Internasional di Bandara Bali dan Manado

Rilis
Apa Itu Safe Guard Label SIBV yang Didapat KAI Dua Kali?

Apa Itu Safe Guard Label SIBV yang Didapat KAI Dua Kali?

Whats New
BCA Beri Dukungan ke Peserta Festival Kopi Indonesia di Rusia

BCA Beri Dukungan ke Peserta Festival Kopi Indonesia di Rusia

Rilis
Antam Raup Laba Rp 1,71 Triliun, Ini Respon DPR

Antam Raup Laba Rp 1,71 Triliun, Ini Respon DPR

Whats New
Resmikan 2 Fasilitas Baru di Solo Technopark, Gibran Yakin Akan Bawa Dampak Besar

Resmikan 2 Fasilitas Baru di Solo Technopark, Gibran Yakin Akan Bawa Dampak Besar

Rilis
Utang Tembus 40 Persen dari PDB, Kemenkeu: Jangan Khawatir, Aman...

Utang Tembus 40 Persen dari PDB, Kemenkeu: Jangan Khawatir, Aman...

Whats New
AP I Catat Pergerakan Penumpang Pesawat Naik 16,7 Persen di November 2021

AP I Catat Pergerakan Penumpang Pesawat Naik 16,7 Persen di November 2021

Rilis
Imbas Ekonomi Lesu, Kekayaan Jack Ma dkk Merosot Rp 1.036 Triliun

Imbas Ekonomi Lesu, Kekayaan Jack Ma dkk Merosot Rp 1.036 Triliun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.