2020, BTN Optimistis Raup Laba Rp 3 Triliun Setelah Anjlok 92 Persen

Kompas.com - 13/03/2020, 10:02 WIB
Pahala N Mansury KOMPAS.com/ MOH NADLIRPahala N Mansury

 

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan laba yang signifikan mencapai Rp 3 triliun pada 2020.

Padahal, laba tahun 2019 bank bersandi saham BBTN ini anjlok 92,55 persen menjadi hanya Rp 209 miliar dari Rp 2,81 miliar pada tahun 2018.

Kendati signifikan, Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, pihaknya optimis bisa mencapai pertumbuhan laba mencapai Rp 3 triliun, atau secara konservatif tumbuh sebesar Rp 2,5 triliun.

Baca juga: BTN Berencana Buyback Saham, Diberikan ke Karyawan

"Kenapa optimis? Karena kita enggak akan butuh pencadangan seperti di tahun 2019 yang lalu, kita bentuk cadangan dalam bentuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Rp 3,7 triliun," kata Pahala di Jakarta, Kamis (12/3/2020).

Adapun rasio pencadangan CKPN per Januari 2020 telah naik menjadi 109 persen, setelah sebelumnya berada di angka 53 persen dan 40 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal tersebut menunjukkan rasio pencadangan CKPN semakin kuat.

"Karena punya pencadangan yang kuat, kita yakin naik turunnya kondisi ekonomi pengaruhnya enggak banyak terhadap penambahan biaya CKPN yang dibentuk tahun ini," terang Pahala.

Baca juga: BTN Bagikan Dividen Rp 20,92 Miliar

Selain itu, dia meyakini rasio kredit macet (non performing loan/NPL) bakal turun pada 2020. Pasalnya, perseroan memiliki strategi menurunkan rasio kredit macet.

"Kita sudah punya strateginya bagaimana bisa menurunkan NPL, (seperti) melakukan percepatan aset, penjualan, agunan, restrukturusasi, dan lain-lain. Jadi kita optimis tahun 2020 ini akan kembali ke level profitabilitas di kisaran normal," ujarnya.

Tak hanya itu, perseroan juga menetapkan beberapa target kinerja lainnya, yaitu aset meningkat 6-8 persen, sementara kredit dan pembiayaan tetap tumbuh sebesar 8-10 persen dengan penopang utama adalah kredit pemilikan rumah (KPR).

Bank dengan kode saham BBTN juga menargetkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 13-15 persen didorong kenaikan porsi dana murah dari giro dan tabungan. Sedangkan rasio NPL ditargetkan membaik di kisaran 3,5 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Anak Cucu BUMN Terlalu 'Gemuk' dan Jadi Benalu...

Saat Anak Cucu BUMN Terlalu "Gemuk" dan Jadi Benalu...

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Bank Neo Luncurkan Kampanye Neoliuner, Dorong Fleksibilitas Masyarakat Bertransaksi di Bank

Bank Neo Luncurkan Kampanye Neoliuner, Dorong Fleksibilitas Masyarakat Bertransaksi di Bank

Rilis
Komoditas Ekspor Indonesia dari Hasil Pertanian dan Industri

Komoditas Ekspor Indonesia dari Hasil Pertanian dan Industri

Whats New
Sambut Hari Disabilitas Internasional, Shopee Buat Pelatihan Bisnis Digital Shopee bagi Teman Tuli

Sambut Hari Disabilitas Internasional, Shopee Buat Pelatihan Bisnis Digital Shopee bagi Teman Tuli

Work Smart
Kredivo Prediksi Makin Banyak Orang Pakai Paylater Untuk Belanja Barang Mahal Tahun Depan

Kredivo Prediksi Makin Banyak Orang Pakai Paylater Untuk Belanja Barang Mahal Tahun Depan

Whats New
Inovasi dan Adopsi Teknologi Jadi Kunci Ekspansi Pertumbuhan Sektor Jasa

Inovasi dan Adopsi Teknologi Jadi Kunci Ekspansi Pertumbuhan Sektor Jasa

Rilis
IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Mengawali Debut di Nasdaq, Saham Grab Ditutup Melemah

Mengawali Debut di Nasdaq, Saham Grab Ditutup Melemah

Whats New
[POPULER MONEY] Uang yang Didapat Messi dari Ballon d'Or | China Minta Indonesia Setop Pengeboran di Natuna Utara

[POPULER MONEY] Uang yang Didapat Messi dari Ballon d'Or | China Minta Indonesia Setop Pengeboran di Natuna Utara

Whats New
Soroti Aset Kripto, Bos OJK: Hampir Tidak Punya Fundamental

Soroti Aset Kripto, Bos OJK: Hampir Tidak Punya Fundamental

Whats New
Sempat Tutup 3 Bulan, Ini Cerita Pengusaha Resto di Bali Bertahan di Tengah Pandemi

Sempat Tutup 3 Bulan, Ini Cerita Pengusaha Resto di Bali Bertahan di Tengah Pandemi

Whats New
Cerita Tuyuloveme, Seniman Mural Indonesia yang 'Coretannya' Eksis di Australia Hingga Rusia

Cerita Tuyuloveme, Seniman Mural Indonesia yang "Coretannya" Eksis di Australia Hingga Rusia

Rilis
Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 2021

Mengejar Target Pertumbuhan Ekonomi 2021

Whats New
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia di Penghujung 2021

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia di Penghujung 2021

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.