Sempat Anjlok 5 Persen, IHSG Akhirnya Ditutup Naik

Kompas.com - 13/03/2020, 17:30 WIB
Suasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (1/7/2018). IHSG dibuka pada 6.381,18 naik 22,56 poin dibandingkan penutupan perdagangan Jumat lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/3/2020), berhasil  ditutup di zona hijau setelah sempat anjlok 5 persen.

Melansir data RTI, IHSG ditutup pada level 4.907,57 atau naik 0,24 persen (11,82 poin) dibanding penutupan Kamis pada 4.895,74.

Pada sesi pertama IHSG sempat lebih dari 5 persen sehingga membuat BEI sempat melakukan halt trade  alias penghentian perdagangan selama 30 menit di awal pembukaan perdagangan.

Pada perdagangan sesi pertama, IHSG sempat menyentuh titik terendah di level 4.639,91 dan titik terendah pada level 4.894,67.

Baca juga: Penutupan Perdagangan Sesi Pertama, IHSG dan Rupiah Kompak Rontok

Sebanyak 132 saham melaju di zona hijau dan 283 saham merah. Sedangkan 105 saham lainnya stagnan.

Adapun nilai transaksi hingga sore ini mencapai Rp 9,5 triliun dengan volume 7,9 miliar saham.

Sementara sektor-sektor yang mengalami penguatan pada hari ini antara lain sektor finansial secara khusus perbankan, sektor infrastruktur khususnya telekomunikasi, sektor consumer goods, dan sektor trading.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, pelemahan bursa dipicu oleh kekhawatiran investor terkait paket fiskal dan moneter darurat yang tidak akan cukup untuk mencegah perlambatan global.

"Setelah mengalami pelemahan lebih dari 5 persen, indeks sektor infrastruktur naik 1,41 persen dan keuangan naik 1,10 persen berbalik menguat setelah rentatan rencana pembelian kembali saham oleh beberapa emiten," katanya.

Baca juga: Hadapi Penurunan IHSG, BEI Minta Investor Bersikap Rasional

Lanjar mengatakan, Bank BRI yang berencana menyediakan Rp 3 triliun rupiah untuk melakukan buyback saham. Aksi korporasi ini yang dilakukan emiten mampu membuat optimisme investor di sesi kedua dengan harapan emiten melakukan buyback setelah mereka memiliki sahamnya lebih dahulu.

"Kebijakan pemerintah maupun regulator untuk membatasi kerugian investor dinilai cukup positif dihari jumat BEI menaikan batas autorejections bawah menjadi 7 persen yang semula dinaikan menjadi 10 persen," ungkapnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

BPK Tanggapi Pernyataan Benny Tjokro dalam Persidangan Kasus Jiwasraya

Whats New
DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

DPR Sebut Kenaikan Cukai Bisa Tingkatkan Peredaran Rokok Ilegal

Whats New
Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Mendag: Industri Halal Topang Kinerja Neraca Dagang Indonesia

Whats New
Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Satgas PEN: Bergerak Bersama, Jangan Buang Waktu Pertentangkan Covid-19

Whats New
Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Perusahaan Asuransi Ini Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia

Work Smart
Terkait UU Cipta Kerja, Ketua SPSI Gresik Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Terkait UU Cipta Kerja, Ketua SPSI Gresik Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Whats New
Menperin Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal

Menperin Dorong Pembentukan Kawasan Industri Halal

Whats New
Mau Sukses Cari Pekerjaan Baru? Siapkan Dulu 3 Hal Penting Ini

Mau Sukses Cari Pekerjaan Baru? Siapkan Dulu 3 Hal Penting Ini

Work Smart
Menko Airlangga Pastikan Sertifikasi Produk Halal Gratis untuk UMKM

Menko Airlangga Pastikan Sertifikasi Produk Halal Gratis untuk UMKM

Whats New
Ganjar: Ada Daerah Bebas Covid-19 Raih Penghargaan, padahal Tak Pernah Testing...

Ganjar: Ada Daerah Bebas Covid-19 Raih Penghargaan, padahal Tak Pernah Testing...

Whats New
Sri Mulyani Mau Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM

Sri Mulyani Mau Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Setahun Jokowi-Ma'ruf | Hari Santri Nasional | Ulang Tahun ke-12 Kompasiana

[POPULER DI KOMPASIANA] Setahun Jokowi-Ma'ruf | Hari Santri Nasional | Ulang Tahun ke-12 Kompasiana

Rilis
Makanan, Minuman, hingga Farmasi Jadi Sektor Dikembangkan di Kawasan Industri Halal

Makanan, Minuman, hingga Farmasi Jadi Sektor Dikembangkan di Kawasan Industri Halal

Whats New
Cuti Bersama, Semua Kantor Cabang BCA Tidak Beroperasi

Cuti Bersama, Semua Kantor Cabang BCA Tidak Beroperasi

Whats New
Kegiatan RJIT Kementan Dongkrak Produktivitas Persawahan Bandung Barat

Kegiatan RJIT Kementan Dongkrak Produktivitas Persawahan Bandung Barat

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X