OJK: Masih Banyak Masyarakat Tidak Paham Risiko Investasi

Kompas.com - 13/03/2020, 18:11 WIB
Ilustrasi pergerakan harga saham THINKSTOCKSIlustrasi pergerakan harga saham

PADANG, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, masih ada jarak perbedaan yang tinggi antara inklusi dengan literasi jasa keuangan.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tirta Segara mengatakan, inklusi keuangan setiap tahunnya mengalami peningkatan, dan pada tahun 2019 sudah berhasil mencapai 76,19 persen.

Kendati demikian, sampai dengan tahun lalu literasi keuangan baru mencapai 38,03 persen.

"Tingkat literasi masih rendah, hasil survey baru 38 persen. Jadi gap-nya (dengan inklusi) masih tinggi," kata dia, di Padang, Jumat (13/3/2020).

Baca juga: Pasar Bergejolak, Ini Tips Menyusun Portofolio Investasi Anda

Tirta menjelaskan, ketimpangan hasil survei menandakan masyarakat hanya membeli produk keuangan namun tidak memahami beberapa aspek penting lainnya seperti risiko, kewajiban, dan pembiayaan.

“Masyarakat membeli produk keuangan, investasi dan sebagainya tapi mereka tidak paham risikonya apa, kewajibannya apa, biaya-biayanya berapa. Ini masyarakat belum paham,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu contoh nyata rendahnya literasi keuangan adalah, masih banyak mahasiswa yang tidak mengetahui produk asuransi Jasa Raharja yang dibayar ketika melakukan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

"Mahasiswa sudah inklusi dengan membeli produk keuangan tanpa tahu. Banyak mahasiswa belum paham asuransi Jasa Raharja, tapi setiap tahun bayar. Ini perlu kita tahu," tuturnya.

Rendahnya tingkat literasi keuangan membuat masyarakat hanya mengetahui keuntungan dari produk yang dibeli.

"Mereka hanya paham benefitnya dengan return yang cukup tinggi, manfaat-manfaat lain. Tapi tidak paham risikonya," ucapnya.

Baca juga: Harga Minyak dan IHSG Merosot, Investasi Apa yang Cocok?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.