Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Daftar Perusahaan yang Memperkerjakan Karyawannya di Rumah

Kompas.com - 14/03/2020, 19:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mewabahnya virus Corona di Indonesia, utamanya di Jakarta, sejumah perusahaan menugaskan para karyawannya bekerja di rumah.

Salah satunya market place Tokopedia. Berdasarkan informasi yang diterima Kompas.com market place ini menugaskan para Nakama, sebutan untuk karyawan Tokopedia, untuk bekerja di rumah mulai dari 16 Maret 2020 hingga 17 Maret 2020.

Vice President of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak mengatakan percobaan bekerja dari rumah ditujukan untuk melatih kesiapan seluruh Nakama jika ada hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Gara-gara Corona, Mal di Jakarta Sepi Pengunjung

"Penerapan sistem percobaan bekerja dari rumah ini untuk melatih kesiapan seluruh Nakama dalam menghadapi kemungkinan tidak bisa berangkat ke kantor karena hal-hal yang tidak diinginkan terjadi," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (14/3/2020).


Nuraini juga mengatakan Tokopedia juga akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat melalui layanan pelanggan berbasis digital Tokopedia Care yang sudah tersedia di tiga kota termasuk Jakarta, Yogyakarta dan Semarang.

"Setiap langkah kami lakukan demi memastikan keberlangsungan bisnis sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat khususnya pengguna Tokopedia dan kami turut berempati dan menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan," tambahnya.

Selain Tokopedia ada beberapa perusahaan lain yang juga memberlakukan metode ini seperti MPM Finance Indonesia yang bekerja dari rumah mulai dari tanggal 13 Maret hingga 20 Maret 2020.

Unilever Indonesia yang telah memberlakukan lockdown (penutupan satu kota) mulai dari tanggal 16 Maret 2020 hingga sampai waktu yang tidak ditentukan, dan Kalbe Nutritionals telah memberlakukannya sejak 12 Maret 2020 yang lalu.

Selain itu ada juga beberapa perusahaan yang masih tetap memperkerjakan karyawannya di kantor namun mengikuti instruksi kesehatan dari organisasi kesehatan dunia (WHO) yang melakukan pengecekan kesehatan dan suhu badan sebelum memasuki kantor seperti perusahaan Indofood dan Frishian Flag.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menko Airlangga Sarankan Saham PT PON Hanya Dimiliki Satu Pihak

Menko Airlangga Sarankan Saham PT PON Hanya Dimiliki Satu Pihak

Whats New
ASDP Relokasi KMP Jatra II untuk Perkuat Penyeberangan Jarak Jauh Ketapang-Lembar

ASDP Relokasi KMP Jatra II untuk Perkuat Penyeberangan Jarak Jauh Ketapang-Lembar

Whats New
Buruh Demo PLN Tolak Upah Turun hingga Desak Tenaga 'Outsourcing' Jadi Karyawan

Buruh Demo PLN Tolak Upah Turun hingga Desak Tenaga "Outsourcing" Jadi Karyawan

Rilis
Targetkan Bisnis KPR Tumbuh Dua Kali Lipat di 2023, Bank Muamalat Genjot Pembiayaan 'Take Over' Rumah

Targetkan Bisnis KPR Tumbuh Dua Kali Lipat di 2023, Bank Muamalat Genjot Pembiayaan "Take Over" Rumah

Rilis
Kunjungi Morowali dan Konawe, Kepala Bappenas Susun 'Master Plan' Kawasan Industri

Kunjungi Morowali dan Konawe, Kepala Bappenas Susun "Master Plan" Kawasan Industri

Rilis
Sandiaga Uno: Anak Muda Jangan Jadi Kaum Rebahan, Jadilah Agen Perubahan

Sandiaga Uno: Anak Muda Jangan Jadi Kaum Rebahan, Jadilah Agen Perubahan

Whats New
Tim Likuidasi: 854 Nasabah Wanaartha Life yang Mewakili 1.867 Polis Sudah Ajukan Tagihan

Tim Likuidasi: 854 Nasabah Wanaartha Life yang Mewakili 1.867 Polis Sudah Ajukan Tagihan

Whats New
Krakatau International Port Tawarkan Solusi Pengembangan Sektor Logistik dan Pelabuhan di IKN

Krakatau International Port Tawarkan Solusi Pengembangan Sektor Logistik dan Pelabuhan di IKN

Whats New
Gara-gara Kurang Promosikan F1 Boat Race di Danau Toba, Luhut 3 Kali Ditegur Jokowi

Gara-gara Kurang Promosikan F1 Boat Race di Danau Toba, Luhut 3 Kali Ditegur Jokowi

Whats New
Kenaikan Suku Bunga The Fed Lebih Ringan, Saham-saham Bank Digital Ini Menguat Signifikan

Kenaikan Suku Bunga The Fed Lebih Ringan, Saham-saham Bank Digital Ini Menguat Signifikan

Whats New
Soal Program Bagi-bagi Rice Cooker, Kementerian ESDM: Masih dalam Pembahasan

Soal Program Bagi-bagi Rice Cooker, Kementerian ESDM: Masih dalam Pembahasan

Whats New
Bank Jago Syariah Luncurkan Deposito yang Bisa Dicairkan Tanpa Penalti

Bank Jago Syariah Luncurkan Deposito yang Bisa Dicairkan Tanpa Penalti

Whats New
Sederet Perusahaan Indonesia Jadi Sponsor F1 Powerboat, Ada Wilmar hingga Mayora

Sederet Perusahaan Indonesia Jadi Sponsor F1 Powerboat, Ada Wilmar hingga Mayora

Whats New
Nasabah Wanaartha Life Ajukan PKPU, OJK: Kami Menghargai Hak Pemegang Polis

Nasabah Wanaartha Life Ajukan PKPU, OJK: Kami Menghargai Hak Pemegang Polis

Whats New
Syarat dan Cara Daftar Lazada PayLater dengan Mudah

Syarat dan Cara Daftar Lazada PayLater dengan Mudah

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+