Lion Air Group Hentikan Penerbangan Pontianak-Kuching karena Corona

Kompas.com - 15/03/2020, 16:51 WIB
Penumpang menuju pintu keluar setelah turun dari pesawat Wings Air di Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Minggu (9/9/2019). KOMPAS.com/MASRIADIPenumpang menuju pintu keluar setelah turun dari pesawat Wings Air di Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Minggu (9/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai nasional, Lion Air, memutuskan untuk menutup layanan penerbangan internasional dari Pontinakan menuju Kuching di Malaysia menyusul meluasnya wabah virus corona atau Covid-19.

Corporate Communications Strategic, Danang Mandala Prihantoro, menyebut Wings Air menghentikan atau penundaan sementara (suspend) sampai pemberitahuan lebih lanjut (until further notice).

Wings Air melayani satu-satunya penerbangan internasional dari Pontianak melalui Bandar Udara Internasional Supadio di Kubu Raya, Kalimantan Barat (PNK) ke Bandar Udara Internasional Kuching (Lapangan Terbang Antarabangsa Kuching) yang terletak di Kuching, Sarawak, Malaysia (KCH).

Penundaan sementara ini dilakukan sesuai rekomendasi perusahaan (Direktorat Operasi Keselamatan Keamanan dan Kualitas Wings Air), serta berdasarkan situasi saat ini, dalam upaya menangkal masuk penyebaran corona virus.

Baca juga: Meluas Corona, PNS akan Diizinkan Kerja dari Rumah

"Wings Air menegaskan keputusan penghentian penerbangan sementara ini juga dilakukan dalam rangka tindakan preventif dan proaktif guna mengutamakan faktor keselamatan awak pesawat, petugas layanan darat (ground handling) dan para tamu atau penumpang," jelas Danang dalam keterangannya, Minggu (15/3/2020).

Lanjut dia, Wings Air juga telah memberikan informasi penundaan penerbangan rute internasional Pontianak – Kuching – Pontianak kepada seluruh calon penumpang sesuai dengan perkembangan terkini.

"Wings Air melaksanakan seluruh aturan penerbangan internasional, regulator dan ketentuan perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur yang memenuhi persyaratan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first)," kata dia.

Pihaknya akan memfasilitasi kepada seluruh calon penumpang yang sudah membeli tiket (issued ticket) dengan pengembalian dana (refund) menurut ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Tes Corona, Erick Thohir Dinyatakan Negatif

Sebagai informasi, jumlah pasien positif terjangkit virus corona di Indonesia bertambah menjadi 117 kasus hingga hari Minggu (15/3/2020). Angka ini bertambah 21 kasus baru dari pengumuman yang dilakukan kemarin.

"Per hari ini dari lab yang saya terima pagi ya, hari ini kita dapatkan 21 kasus baru, di mana 19 di antaranya di Jakarta, 2 di Jawa Tengah," kata Juru bicara penanganan virus Corona Achmad Yurianto.

Salah satu pasien positif tersebut adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang kini dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Dari jumlah pasien yang positif, terdapat delapan pasien dinyatakan sembuh. Pasien dinyatakan sembuh setelah dua kali negatif pada pemeriksaan virus corona.

"Indikasinya tidak ada keluhan fisik dan dua kali pemeriksaan virus dinyatakan negatif," ujar Yuri.
Menurut Yuri, Covid-19 bisa sembuh karena peningkatan imun tubuh. Dia menegaskan, pasien yang meninggal karena ada faktor penyakit pendahulu.

Hingga kini jumlah pasien yang meninggal sebanyak lima orang. Adapun, hingga saat ini ada lima orang yang meninggal dunia setelah dinyatakan positif virus corona.

Baca juga: BKN Kaji Penundaan Jadwal SKB CPNS

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X