Pegawai Telkom Meninggal Positif Corona, Ini Respons Kementerian BUMN

Kompas.com - 16/03/2020, 10:04 WIB
Staf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan kepada rekan media soal restrukturisasi BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (18/11/2019) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIStaf Khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga menjelaskan kepada rekan media soal restrukturisasi BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (18/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhirnya buka suara soal pegawai PT Telekomunikasi Indonesia Tbk alias Telkom yang meninggal akibat virus corona.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, karyawan Telkom lainnya yang terlanjur berhubungan telah melakukan karantina diri (self quarantine).

"Untuk yang Telkom kalau sudah (berinteraksi) langsung dilakukan orang-orang yang memang berhubungan dengan lingkungan kerja dia itu langsung bisa dilokalisir self quarantine, karantina diri sendiri," kata Arya dalam keterangannya, Sabtu (15/3/2020).

Baca juga: Wabah Corona, Staf Khusus Erick: Tidak Benar Seluruh BUMN di DKI Jakarta Ditutup

Arya menuturkan, pihaknya bakal terus memantau orang-orang yang mengkarantina diri tersebut. Untuk memastikan keamanan dan kebersihan, perusahaan telah melakukan sterilisasi lingkungan kerja.

"Tempat kerja dia pun sebenarnya walaupun kemarin dikatakan negatif kita sudah langsung lakukan pembersihan juga. Kita sudah antisipasi sebelumnya juga," sebut Arya.

Sebelumnya diberitakan, karyawan Telkom yang meninggal akibat corona itu sempat disebut negatif terjangkit virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kementerian Kesehatan juga memastikan pasien suspect virus corona yang merupakan karyawan Telkom dan meninggal di Rumah Sakit Dr Hafiz (RSDH) Cianjur, Jawa Barat, tidak terjangkit virus corona.

Namun belakangan, pasien PDP yang meninggal dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Baca juga: Ada Corona, OJK Minta Industri Keuangan Lakukan Hal-hal Ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.