Masyarakat Aktivitas di Rumah, Transaksi Penjualan Shopee Naik

Kompas.com - 16/03/2020, 17:35 WIB
Ilustrasi E-commerce SHUTTERSTOCKIlustrasi E-commerce

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini masyarakat dianjurkan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah untuk menghindari penyebaran virus corona.

Masyarakat pun diimbau menghindari kerumunan dan bahkan bekerja di rumah.

Dengan adanya imbauan ini, volume transaksi dan penjualan platform e-commerce cenderung meningkat. Sebab, masyarakat mengurangi aktivitas belanja di luar rumah.

Ayidha Elfira, mahasiswi Universitas Bina Nusantara misalnya, memilih berbelanja produk kecantikan dan kesehatan seperti masker melalui salah satu marketplace.

Dia mengatakan memilih berbelanja online lebih efektif dan tidak perlu meninggalkan rumah.

"Selain biar enggak keluar rumah dan menghindari banyak orang, ada potongan harganya juga untuk produk yang aku beli kan lumayan," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (16/3/2020).

Terkait hal itu, Public Relation Lead Shopee Aditya Maulana mengatakan, saat ini di tengah mewabahnya virus corona, transaksi di Shopee cenderung bertumbuh.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, ia enggan merinci data peningkatan transaksi tersebut.

"Sejauh ini kunjungan dan transaksi tetap tumbuh memang tidak ada perubahan yang signifikan juga. Untuk data transaksinya kami belum bisa berikan karena biasanya dilakukan secara periodik pada setiap kuartal saja," kata Aditya. 

Selain itu, sebagai upaya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap virus corona, Shopee melakukan kampanye perlindungan diri yang dapat diakses di platfrom belanja online tersebut.

"Pengguna dapat mengakses berbagai rekomendasi produk penunjang kesehatan seperti masker, vitamin, antiseptik serta informasi seputar perlindungan diri dari virus corona di aplikasi kami," jelasnya. 

Menurut Aditya, Shopee juga telah memiliki tim internal yang bertugas secara aktif melakukan pengawasan harga untuk produk kesehatan seperti masker dan hand sanitizer apabila ditemukan dijual dengan produk yang tinggi.

"Jika terdapat ada penjual yang menjual produk masker dan sanitizer dengan harga tinggi dari pasaran dan tidak masuk akal kami akan segera menindaklanjutinya," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak Batas Usia Pensiun PNS, TNI, dan Polri

Simak Batas Usia Pensiun PNS, TNI, dan Polri

Work Smart
Trik Cara Membuat CV yang Menarik di Mata HRD

Trik Cara Membuat CV yang Menarik di Mata HRD

Work Smart
Alfamart dan Indomaret Kompak Tak Jual Merchandise Euro 2020

Alfamart dan Indomaret Kompak Tak Jual Merchandise Euro 2020

Whats New
Tambah Stok Swab Antigen, Kimia Farma Diagnostika Gandeng Itama Ranoraya

Tambah Stok Swab Antigen, Kimia Farma Diagnostika Gandeng Itama Ranoraya

Whats New
Punya Aset Rp 100 Miliar, Unicorn Bisa Tercatat di Papan Utama Bursa

Punya Aset Rp 100 Miliar, Unicorn Bisa Tercatat di Papan Utama Bursa

Whats New
Sri Mulyani ke Pedagang Pasar: Barang Untuk Rakyat Nggak Dikenai Pajak...

Sri Mulyani ke Pedagang Pasar: Barang Untuk Rakyat Nggak Dikenai Pajak...

Whats New
Total Ada 707.622 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ini Rinciannya

Total Ada 707.622 Formasi Seleksi CPNS dan PPPK 2021, Ini Rinciannya

Whats New
Sri Mulyani Was-was, Naiknya Kasus Covid-19 Bisa Bikin Ekonomi RI Jeblok Lagi

Sri Mulyani Was-was, Naiknya Kasus Covid-19 Bisa Bikin Ekonomi RI Jeblok Lagi

Whats New
4 Strategi Kemenaker Jaga Hubungan Bilateral di Tempat Pekerja Migran Bekerja

4 Strategi Kemenaker Jaga Hubungan Bilateral di Tempat Pekerja Migran Bekerja

Whats New
Sandiaga Uno Minta Perusahaan Swasta Gelar Kegiatan di Bali

Sandiaga Uno Minta Perusahaan Swasta Gelar Kegiatan di Bali

Whats New
Kembangkan Bisnis Data Center, Perusahaan Hong Kong Menjadi Pemegang Saham Mayoritas di Indonet

Kembangkan Bisnis Data Center, Perusahaan Hong Kong Menjadi Pemegang Saham Mayoritas di Indonet

Rilis
Berkat RJIT, Pasokan Air di Bangka Selatan Lancar dan Produktivitas Petani Melonjak 2 Kali Lipat

Berkat RJIT, Pasokan Air di Bangka Selatan Lancar dan Produktivitas Petani Melonjak 2 Kali Lipat

Rilis
LIPI, Batan, dan Lapan Tak Buka Lowongan CPNS Tahun Ini

LIPI, Batan, dan Lapan Tak Buka Lowongan CPNS Tahun Ini

Whats New
Angkut Beras Merauke, Trayek T-19 Tol Laut Pecah Rekor Muat Terbanyak

Angkut Beras Merauke, Trayek T-19 Tol Laut Pecah Rekor Muat Terbanyak

Whats New
Pindah Kantor Pusat, Bank Mandiri Taspen Targetkan Naik Kelas Jadi BUKU III

Pindah Kantor Pusat, Bank Mandiri Taspen Targetkan Naik Kelas Jadi BUKU III

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X