Petugas PLN di Jakarta Dilarang Kontak Fisik dengan Pelanggan

Kompas.com - 17/03/2020, 11:05 WIB
Petugas PLN saat mengecek kondisi pembangkit PLTU Air Anyir, Bangka. KOMPAS.com/HERU DAHNURPetugas PLN saat mengecek kondisi pembangkit PLTU Air Anyir, Bangka.

JAKARTA, KOMPAS.com - PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya) menerapkan Standard Operational Procedure (SOP) khusus pencegahan penyebaran wabah virus corona atau Covid-19.

General manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Ikhsan Asaad, mengatakan pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan optimal bagi pelanggan di tengah kekhawatiran Covid-19.

"Pelanggan rumah tangga juga tidak luput dari pantauan keandalan kami karena banyak pelajar yang belajar di rumah dan karyawan work from home (WFH) sesuai arahan Presiden Republik Indonesia," ungkap Ikhsan dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2020).

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan pemantauan beberapa objek vital dalam upaya penanggulangan virus corona seperti rumah sakit rujukan, bandara, kantor-kantor Kementerian Keseahatan, dan lainnya.

Baca juga: Cegah Corona, Pegadaian Semprot Kantornya dengan Desinfektan

Selain itu, pihaknya juga secara khusus membuat SOP untuk pencegahan virus corona untuk petugas di lapangan antara lain pengecekan suhu tubuh dua kali dalam sehari, dan saat pagi dan sore hari.

Lalu penggunakan hand sanitizer atau mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan di rumah pelanggan, serta petugas di lapangan menggunakan masker dan tidak melakukan kontak fisik dengan pelanggan.

"Setiap petugas PLN menjaga kebersihan pribadi dan ruang kerja serta menerapkan pola hidup sehat dan melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh ruang kantor, ruang layanan, serta Gardu Induk 20 kilo Volt," kata Ikhsan.

Sesuai anjuran pemerintah untuk melakukan social distancing, PLN mengimbau masyarakat menggunakan saluran Contact Center 123 dan PLN Mobile untuk bisa menghubungi PLN tanpa harus datang ke kantor PLN.

Baca juga: Yang Boleh dan Dilarang saat PNS Kerja dari Rumah

"Kami sudah punya banyak saluran Contact Center 123 yang bisa dimanfaatkan yaitu telepon (021) 123, email pln123@ pln.co.id, website www.pln.co.id, Facebook PLN 123, Twitter @pln_123, dan Instagram @pln123_official, Selain itu PLN juga bisa dihubungi melalu PLN Mobile," tambah Ikhsan.

Update corona

Sebagai informasi, pemerintah kembali mengumumkan jumlah tambahan pasien yang dinyatakan positif tertular virus corona pada Senin (16/3/2020).

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, ada penambahan 17 pasien baru yang positif menderita Covid-19.

"Berdasarkan data yang kita periksa hari ini hingga tadi siang dari spesimen yang kita terima sejak kemarin sore hingga siang tadi, ada penambahan kasus sebanyak 17 confirmed positif," ujar Yuri dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Secara rinci, Yuri mengungkapkan ke-17 pasien masing-masing berasal dari DKI Jakarta (14 pasien), Jawa Barat (1 pasien), Banten (1 pasien) dan Jawa Tengah (1 pasien).

Delapan pasien sembuh Yuri melanjutkan, dari 134 pasien penderita Covid-19 itu, 8 pasien telah dinyatakan sembuh. Adapun tiga pasien pertama yang dinyatakan sembuh adalah pasien kasus 6, kasus 14, dan kasus 19.

Baca juga: Kemenko Perekonomian Berlakukan Kerja dari Rumah

Kemudian, dua pasien Covid-19 kembali dinyatakan sembuh. Dua pasien tersebut merupakan pasien kasus 1 dan kasus 3.

Selanjutnya, dari 134 pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, 5 orang di antaranya meninggal dunia. Adapun kasus pasien meninggal dunia akibat virus corona di Indonesia pertama kali diumumkan pada 11 Maret lalu.

Kasus kematian pertama ini dialami oleh pasien kasus 25. Kemudian, tiga pasien lain yang meninggal diumumkan pada Jumat (13/3/2020). Pasien yang meninggal merupakan pasien kasus 35, 36, dan 50.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X