Antisipasi Corona, Perusahaan Ekspedisi Ini Wajibkan Karyawan Bermasker dan Bersarung Tangan

Kompas.com - 17/03/2020, 12:41 WIB
Ilustrasi virus Corona KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi virus Corona

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyikapi kondisi terkini terkait penyebaran virus Corona (COVID-19), perusahaan ekspedisi SiCepat mengambil langkah preventif untuk mencegah penyebaran virus terutama pada kegiatan operasional SiCepat Ekspres.

Chief Executive Officer SiCepat Ekspres The Kim Hai mengatakan, adapun langkah preventif yang diambil adalah mewajibkan para karyawannya untuk menggunakan masker dan sarung tangan baik saat mensortir barang, pengambilan barang dan pengantaran barang.

“Saat ini kami tetap berusaha untuk melakukan kegiatan operasional dengan normal dan melakukan tindakan pencegahan terkait mewabahnya virus corona sesuai himbauan dari pemerintah dan kami mewajibkan para karyawan untuk selalu menggunakan masker dan sarung tangan pada saat bekerja,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Senin (16/3/2020).

Baca juga: Hadapi Corona, Chatib Basri Sarankan Pemerintah Lakukan 5 Kebijakan Ini

Dia mengatakan, setiap barang yang melalui proses HUB juga wajib untuk disemprot dengan disinfektan setiap hari, hal ini dilakukan untuk mencegah dan meminimalkan penyebaran virus corona di lingkungan operasional SiCepat Ekspres.

Gerai SiCepat Ekspres yang tersebar di seluruh Indonesia juga diwajibkan menyediakan hand sanitizer, melakukan disinfektasi dan terus meningkatkan frekuensi pembersihan dan sanitasi.

“Kita berupaya untuk tetap memberikan service yang maksimal. Kurir wajib menggunakan masker dan sarung tangan dan wajib memperhatikan kebersihan diri ketika berinteraksi dengan customer. Hal ini kami lakukan agar customer dapat merasakan rasa aman dan nyaman,” sebutnya.

Tidak hanya pencegahan pada bagian operasional, karyawan yang berada di Gerai Cabang dan di Kantor Pusat juga rutin dicek suhu tubuh dengan menggunakan gun thermal agar dapat memonitoring suhu tubuh karyawan.

"Bagi karyawan yang merasa kurang sehat pun disarankan untuk tidak memaksakan diri bekerja, harus istirahat di rumah dan memeriksakan kondisi tubuhnya ke rumah sakit, sehingga perusahaaan mendapatkan informasi yang akurat terkait dengan kesehatan karyawan," katanya.

Baca juga: Cegah Virus Corona di Kantor, 5 Hal Ini Dapat Dilakukan HRD



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X