Perusahaan yang Tak Berlakukan WFH Wajib Sediakan APD untuk Karyawannya

Kompas.com - 17/03/2020, 13:28 WIB
ilustrasi masker shutterstockilustrasi masker

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat penyebaran virus corona, beberapa perusahaan memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk karyawannya. Namun, beberapa perusahaan lain tetap mempekerjakan karyawannya seperti biasa.

Penyebaran virus corona sangat mengkhawatirkan sehingga penggunaan alat pelindung diri (APD) wajib diberikan oleh perusahaan.

Hal ini mengingat mobilitas pekerja, baik pulang maupun pergi (dari rumah ke kantor), serta tingkat interaksi tidak bisa dihindarkan bagi pekerja yang tidak melakukan WFH.

Baca juga: Jack Ma Sumbang 500.000 Alat Tes Virus Corona dan 1 Juta Masker ke AS

"Perusahaan berkewajiban memberikan alat kelengkapan kepada buruh sesuai dengan potensi bahaya dan risiko," kata Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S Cahyono, kepada Kompas.com, Selasa (17/3/2020).

Kahar mengimbau hal ini agar menjadi perhatian pemerintah untuk secara tegas menyampaikan instruksi ini kepada perusahaan.

Penyediaan APD diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

"Buruh boleh menolak untuk bekerja, jika pengusaha (perusahaan) tidak menyediakan perlengkapan kesehatan (APD)," jelasnya.

Kahar juga mengimbau kepada pengusaha agar sementara waktu perusahaan tidak mendatangkan tenaga kerja asing (TKA) baru.

Selain itu, KSPI mendesak agar pandemi corona ini tidak digunakan sebagai kesempatan pengusaha untuk mengurangi atau melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap buruh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X