Pakai Sepatu hingga Istirahat, 7 Tips Produktif Kerja dari Rumah

Kompas.com - 17/03/2020, 15:42 WIB
Ilustrasi bekerja di rumah DragonImagesIlustrasi bekerja di rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak perusahaan di dunia, termasuk di Indonesia, memberlakukan kebijakan kerja dari rumah bagi para pegawainya.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona.

Akan tetapi, kerap kali ada saja gangguan saat bekerja dari rumah. Misalnya pekerjaan rumah yang harus tetap dilakukan hingga harus menemani anak yang juga sedang belajar dari rumah.

Baca juga: Kerja dari Rumah Justru Bikin Lebih Produktif, Kok Bisa?

Dilansir dari Cosmopolitan UK, Selasa (17/3/2020), ada sejumlah tips agar Anda tetap fokus dan produktif saat kerja dari rumah.

1. Tentukan jam kerja setiap hari

Sama halnya ketika bekerja di kantor, penting bagi Anda untuk menentukan jam kerja di rumah. Jika jam kerja fleksibel, maka Anda bisa menggilir jam kerja pagi atau malam hari.

Sebab, ketika bekerja dari rumah, Anda akan sangat mudah terdistraksi, misalnya mengecek media sosial, melakukan pekerjaan rumah, atau kegiatan lainnya di luar pekerjaan.

2. Jangan kenakan piyama atau pakaian santai

Ternyata, bekerja dari rumah bukan berarti tidak perlu memperhatikan busana yang Anda kenakan. Tetap berpakaianlah seperti layaknya bekerja di kantor.

Anda tak perlu mengenakan seragam atau busana formal seperti ketika di kantor, namun jangan mengenakan piyama atau pakaian santai. Sebab, ini akan berpengaruh pada mood dan kondisi mental Anda.

Baca juga: 5 Fakta PNS Boleh Kerja dari Rumah

3. Olahraga ringan

Di sela-sela atau sebelum memulai bekerja, lakukanlah olahraga ringan. Ini akan membantu menciptakan transisi mental.

Anda bisa misalnya jalan kaki sejenak sebelum duduk dan bekerja. Olahraga ringan akan membantu fisik tetap aktif meski bekerja dari rumah.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Pembangunan Ekonomi, Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Pertanian

Dorong Pembangunan Ekonomi, Nuklir Bisa Dimanfaatkan untuk Pertanian

Whats New
Kronologi Nasabah BCA yang Mengaku Depositonya Hangus Setelah 32 Tahun

Kronologi Nasabah BCA yang Mengaku Depositonya Hangus Setelah 32 Tahun

Whats New
Akumindo: Ada 30an Juta UMKM Rontok Selama Pandemi karena Tak Mau Beralih ke Digital

Akumindo: Ada 30an Juta UMKM Rontok Selama Pandemi karena Tak Mau Beralih ke Digital

Whats New
Laba Bersih Astra Turun 12 Persen, Jadi Rp 14 Triliun

Laba Bersih Astra Turun 12 Persen, Jadi Rp 14 Triliun

Whats New
Mendag: Strategi Pemasaran Harus Go Virtual

Mendag: Strategi Pemasaran Harus Go Virtual

Whats New
Laba Bersih Chandra Asri Petrochemical 21 Juta Dollar AS di Kuartal III 2020

Laba Bersih Chandra Asri Petrochemical 21 Juta Dollar AS di Kuartal III 2020

Whats New
Terpukul Pandemi, LMAN Berikan Relaksasi Kepada Para Mitranya

Terpukul Pandemi, LMAN Berikan Relaksasi Kepada Para Mitranya

Whats New
1 Tahun Kabinet Indonesia Maju, Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

1 Tahun Kabinet Indonesia Maju, Pertanian Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi

Whats New
Cerita Nadiem di Tengah Pandemi: Saya Paling Sering 'Mengganggu' Bu Ani...

Cerita Nadiem di Tengah Pandemi: Saya Paling Sering "Mengganggu" Bu Ani...

Whats New
Antisipasi Macet Saat Libur Panjang, Jasa Marga Tutup 2 Rest Area

Antisipasi Macet Saat Libur Panjang, Jasa Marga Tutup 2 Rest Area

Whats New
Berapa Banyak Nasabah Bisa Perpanjang Restrukturisasi di BCA? Ini Perhitungan Manajemen

Berapa Banyak Nasabah Bisa Perpanjang Restrukturisasi di BCA? Ini Perhitungan Manajemen

Whats New
Soal Kenaikan Cukai, Pemerintah Diminta Perhatikan Petani Tembakau

Soal Kenaikan Cukai, Pemerintah Diminta Perhatikan Petani Tembakau

Whats New
Akumindo: Suka Tidak Suka, UMKM Harus Masuk ke Dunia Digital

Akumindo: Suka Tidak Suka, UMKM Harus Masuk ke Dunia Digital

Whats New
Bos Tokopedia Ungkap Masalah Terbesar yang Dihadapi UMKM saat Berjualan di E-commerce

Bos Tokopedia Ungkap Masalah Terbesar yang Dihadapi UMKM saat Berjualan di E-commerce

Whats New
Sri Mulyani Bikin Aturan Rapat Kemenkeu di Luar Jam Sekolah, Mengapa?

Sri Mulyani Bikin Aturan Rapat Kemenkeu di Luar Jam Sekolah, Mengapa?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X