[POPULER MONEY] Kekayaan Bos Djarum Lenyap Rp 71,3 Triliun | Pegawai BNI Positif Corona

Kompas.com - 18/03/2020, 06:35 WIB
Budi Hartono Pemilik perusahaan rokok Djarum dan BCA yang jadi orang terkaya di Indonesia FORBESBudi Hartono Pemilik perusahaan rokok Djarum dan BCA yang jadi orang terkaya di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Kekayaan pemilik Djarum Budi Hartono lenyap Rp 71,3 triliun. Berita ini menjadi yang terpopuler di kanal Money Kompas.com pada Selasa (17/3/2020).

Selain itu sejumlah artikel juga menjadi berita terpopuler. Mulai dari BNI yang mengkonfirmasi pegawainya positif corona hingga BKN yang resmi menunda pelaksanaan tes SKB CPNS.

Berikut 5 berita terpopuler di kanal Money:

1. Kekayaan Pemilik Djarum Budi Hartono Lenyap Rp 71,3 Triliun

Virus corona yang terus menyebar dan harga minyak jatuh membuat bursa saham dunia dan Indonesia anjlok diyakini membuat kekayaan para konglomerat di dunia menurun.

Baca juga: Satu Pegawainya Suspect Corona, Ini Kata KKP

Tak terkecuali kekayaan para taipan Indonesia juga ikut lenyap triliunan rupiah. Salah satu taipan yang kehilangan kekayaan adalah Budi Hartono, pemilik Grup Djarum.

Bagaimana artikel lengkapnya? silahkan baca di sini.

2. BNI Konfirmasi Seorang Pegawainya Positif Terkena Virus Corona

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengkonfirmasi kabar salah satu karyawannya positif terjangkit virus corona.

Konfirmasi ini disampaikan langsung oleh Corporate Secretary BNI Meiliana melalui keterangan tertulisnya.

Baca juga: Gojek Dikabarkan Dapat Suntikan Dana Rp 18 Triliun

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X