Pengusaha Ritel Diminta Sediakan Masker hingga Hand Sanitizer untuk Karyawannya

Kompas.com - 18/03/2020, 07:44 WIB
Ilustrasi pusat perbelanjaan KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESIlustrasi pusat perbelanjaan
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Penasehat Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Tutum Rahanta mengimbau peritel dan penyewa pusat perbelanjaan melindungi karyawannya dari wabah virus corona.

Perlindungan karyawan tersebut mulai dari menyiapkan alat-alat medis misalnya masker, hand sanitizer, vitamin, dan sebagainya.

"Nah sudah kita meeting kan bahwa masing-masing perusahaan harus menjaga bukan hanya kenyamanan orang datang, tapi karyawan pun yang berhubungan dengan konsumen harus dilindungi," kata Tutum kepada Kompas.com, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Pengusaha Ritel: Pembatasan Pembelian Bahan Pokok untuk Cegah Spekulan

Mewabahnya virus corona di Indonesia membuat pemerintah mengimbau seluruh warganya untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah.

Namun, tidak semua pekerja bisa bekerja dari rumah. Pekerja yang tidak bisa bekerja di rumah biasanya memiliki peran lebih di lapangan, seperti pegawai toko ritel misalnya.

Pegawai-pegawai ini harus tetap bekerja agar kebutuhan pokok masyarakat bisa terlayani dengan baik di tengah wabah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tutum mengaku telah melakukan rapat-rapat dengan para peritel dan penyewa tentang keamanan dan kesehatan karyawan saat wabah virus melanda Tanah Air.

Baca juga: Gojek Dikabarkan Dapat Suntikan Dana Rp 18 Triliun

Dia bilang, peritel dan pengusaha pun telah setuju dengan syarat-syarat perlindungan karyawan tersebut. Pasalnya, karyawan juga merupakan aset perusahaan yang harus dilindungi sebaik mungkin.

"Saya kira itu bagian dari melindungi aset kita kok. Karyawan aset kita. Enggak mungkin kita enggak melaksanakan, justru kita proaktif. Harusnya pemerintah yang mengeluarkan edaran itu," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo telah meminta segenap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona dan penyakit Covid-19.

Baca juga: Satu Pegawainya Suspect Corona, Ini Kata KKP

Salah satu caranya, menurut Jokowi, adalah dengan memulai mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020).

Menurut Jokowi, langkah ini perlu dilakukan agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan lebih maksimal.

Baca juga: [POPULER MONEY] Kekayaan Bos Djarum Lenyap Rp 71,3 Triliun | Pegawai BNI Positif Corona

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.