Trump Siapkan Stimulus 1 Triliun Dollar AS, Wall Street Melonjak

Kompas.com - 18/03/2020, 09:00 WIB
- SHUTTERSTOCK-
Penulis Mutia Fauzia
|

KOMPAS.com - Harga saham-saham di pasar saham Amerika Serikat, Wall Street melonjak pada perdagangan Selasa (17/3/2020) waktu setempat. Hal itu terjadi menyusul pengumuman Gedung Putih yang bakal menyuntikkan 1 triliun dollar AS ke perekonomian Amerika Serikat untuk meredam dampak virus corona.

Indeks Dow Jones Industrial Averange ditutup naik 1.048,79 poin atau 5,2 persen menjadi 21.237,31. Sebelum mengalami lonjakan, Dow Jones sempat bergerak di bawah 20.000 untuk pertama kalinya sejak Februari 2017. Untuk indeks S&P 500, melonjak 6 persen menjadi 2.529,19 dan Nasdaq Composite meningkat 6,2 persen pada penutupan perdagangan menjadi 7.334,78.

Presiden Donald Trump sebelumnya sempat memberikan pengumuman bakal memberikan paket stimulus senilai 1 triliun dollar AS termasuk suntikan dana langsung ke warga negara Amerika Serikat.

Baca juga: IHSG Diproyeksikan Bakal Rebound Hari Ini

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin sebelumnya sempat mengatakan kepada wartawan pemerintah berencana akan memberikan dana langsung kepada penduduk Amerika Serikat dalam dua pekan ke depan.

"Saat ini penduduk Amerika membutuhkan uang tunai," ujar dia seperti dikutip dari CNBC.

Mnuchin pun menambahkan, perusahaan bisa menunda pembayaran pajak mereka hingga 10 juta dollar AS sementara untuk individu hingga 1 juta dollar AS kepada otoritas perpajakan setempat.

Selain itu, Mnuchin juga mengatakan Presiden Trump juga mengesahkan penangguhan pembayaran pajak senilai 300 miliar dollar AS kepada otoritas pajak.

Baca juga: Pengusaha Ritel: Pembatasan Pembelian Bahan Pokok untuk Cegah Spekulan

Yield obligasi pemerintah Amerika Serikat 10 tahun pun melonjak di atas 1 persen setelah pengumuman stimulus tersebut.

Selain stimulus oleh pemerintah, Bank Sentral Amerika Serikat Tthe Federal Reserve juga baru saja mengumumkan beberapa kebijakan untuk mendorong perusahaan-perusahaan yang mengalami kesulitan mendapatkan pendanaan jangka pendek akibat pandemik virus corona.

Pasalnya Wall Street pun tengah menunggu intervensi bank sentral setidaknya seperti yang terjadi saat krisis keuangan global lebih dari satu dekade yang lalu.

Baca juga: Satu Pegawainya Suspect Corona, Ini Kata KKP



Sumber CNBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X