[POPULER MONEY] Malaysia Lockdown, Singapura Kalang Kabut | BUMN Impor Alat Tes Corona

Kompas.com - 19/03/2020, 06:00 WIB
Orang-orang berjalan memakai masker di Orchard Road, Singapura (12/3/2020), sebagai tindakan pencegahan agar tidak tertular virus corona. HOW HWEE YOUNG/EPA-EFEOrang-orang berjalan memakai masker di Orchard Road, Singapura (12/3/2020), sebagai tindakan pencegahan agar tidak tertular virus corona.

JAKARTA, KOMPAS.com - Isu dampak virus Corona tetap menjadi perhatian masyarakat. Berbagai berita terkait Corona juga menjadi yang terpopuler di kanal Money Kompas.cpm sepanjang hari kemarin, Rabu (19/3/2020).

Beberapa berita yang masuk terpopuler di antaranya adalah kepusingan yang dihadapi Singapura karena Malaysia melakukan lockdown. Sementara itu berita lain yang juga populer yaitu BUMN akan mengimpor alat tes Corona yang bisa mengidentifikasi virus tersebut hanya dalam 15 menit.

Berikut daftar berita terpopuler sepanjang hari kemarin:

1. Malaysia Lockdown, Singapura Kalang Kabut

Mulai hari ini, Rabu (18/3/2020), Malaysia mengumumkan lockdown total selama dua minggu. Malaysia akan menutup semua bisnis, kecuali toko yang menjual makanan dan kebutuhan sehari-hari.

Ini merupakan langkah drastis untuk membendung lonjakan infeksi virus corona baru. Dalam pidato pada Senin (16/3/2020) malam, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan, pemerintah akan menerapkan Perintah Pengendalian Gerakan mulai 18 Maret hingga 31 Maret 2020. 

Hal ini akan mematahkan saluran tenaga kerja utama untuk Singapura. Selengkapnya silakan baca di sini.

2. Biaya Tes Corona Gratis, Tak Perlu Rujukan Puskesmas

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan kalau pemeriksaan virus corona di rumah sakit rujukan tidak dipungut biaya alias gratis. Sejauh ini di Indonesia, kasus positif virus corona atau Covid-19 sebanyak 134 pasien sejak diumumkan pertama kali pada 11 Maret lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebanyak 5 orang bahkan dinyatakan meninggal. Staf Posko Tanggap Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi Solo, Angga, menjelaskan pihaknya tidak membebankan biaya bagi pasien yang ingin memeriksakan diri apakah yang bersangkutan terinfeksi corona.

Selain itu, pasien juga tak perlu meminta rujukan dokter dari fasilitas kesehatan seperti Puskesmas. Asalkan, pasien melaporkan dulu ke Posko Covid-19 di RSUD Dr. Moewardi. Selengkapnya silakan baca di sini.

3. BUMN Pesan Alat Tes Corona dari China yang Bisa Deteksi dalam 15 Menit

Kementerian BUMN melalui PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) telah memesan 500.000 alat rapid test corona dari China. Namun, alat tersebut belum bisa masuk ke Indonesia karena masih menunggu izin dari Kementerian Kesehatan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.