Erick Thohir Perintahkan BUMN Terapkan Social Distancing di Fasilitas Publik

Kompas.com - 19/03/2020, 13:09 WIB
Pemberian marka jarak antar penumpang pada garis antrean di Stasiun Pasar Senen untuk menurunkan risiko penyebaran virus corona. DOK PT KERETA API INDONESIA (PERSERO)Pemberian marka jarak antar penumpang pada garis antrean di Stasiun Pasar Senen untuk menurunkan risiko penyebaran virus corona.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memerintahkan seluruh perusahaan pelat merah yang bisnisnya memberi pelayanan publik untuk menerapkan social distancing.

Social distancing adalah menjaga jarak antar individu ketika berada di ruang publik.

Hal tersebut dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Baca juga: Erick Thohir Kerahkan Telkom Group Fasilitasi Belajar dan Kerja dari Rumah

“Arahan Presiden untuk menjaga jarak diterapkan di BUMN yang langsung melayani publik. Tanda jarak antri dan duduk sudah diaplikasikan, sehingga jarak ideal jaga jarak tetap terjaga,” ujar Erick dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/3/2020).

Selain untuk kepentingan masyarakat, lanjut Erick, menjaga jarak juga baik untuk para karyawan BUMN.

“Ini salah satu upaya kami BUMN dalam memastikan keamanan dan kesehatan karyawan-karyawan BUMN yang berada di barisan depan dalam melayani masyarakat,” kata Erick.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Erick mencontohkan, PT Angkasa Pura II (Persero) menerapkan konsep pembatasan sosial atau social distancing di bandara-bandara yang dikelola perseroan.

Baca juga: AP I Terapkan Social Distancing di Bandara-bandara yang Dikelola

Contoh penerapan social distancing itu antara lain melalui penempelan sejumlah garis kuning di lantai yang masing-masing berjarak 1 meter sebagai penanda batas antrian bagi penumpang pesawat.

Selain itu, di setiap lift di terminal penumpang juga telah diberi batas berdiri bagi masing-masing individu.

Ketika berada di dalam lift, setiap individu dilarang bertatap muka langsung atau wajib menghadap ke dinding dan pintu lift.

Tidak lupa, Angkasa Pura II melakukan penataan kembali kursi di ruang tunggu (boarding lounge) dengan mengutamakan jarak yang cukup di antara penumpang.

Baca juga: AP II: Hanya Penerbangan dari dan ke China yang Ditutup di Bandara Soekarno-Hatta

Hal serupa juga diterapkan oleh PT Angkasa Pura I (Persero).

Social distancing dilakukan AP I dengan melakukan penempelan stiker panduan jarak satu meter dilakukan di area pemeriksaan saat masuk ke area check in, setiap security check point, antrean masuk ke dalam lift, pemeriksaan boarding pass, antrean di fixbridge dan garbarata, antrean pengambilan bagasi, dan Antrean taksi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.