KILAS

Menaker: Pimpinan Perusahaan Segera Buat Rencana Kesiapsiagaan Hadapi Covid-19

Kompas.com - 19/03/2020, 18:21 WIB
Wali Kota Hadi mengecek suhu tubuh wartawan sebelum konferensi pers. KOMPAS.com/A. FaisolWali Kota Hadi mengecek suhu tubuh wartawan sebelum konferensi pers.

KOMPAS.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, meminta setiap perusahaan berupaya mencegah penyebaran corona virus disease (Covid-19) di lingkungan kerja.

“Kami mendorong pimpinan perusahaan segera membuat rencana kesiapsiagaan dalam menghadapi Covid-19. Tujuannya untuk memperkecil risiko penularan di tempat kerja, dan menjaga kelangsungan usaha,” kata Ida, di Jakarta, Kamis (19/3/2020), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, Ida melanjutkan, pihaknya juga meminta setiap pimpinan perusahaan mengedukasi pekerja atau buruh untuk melaksanakan langkah-langkah pencegahan dengan menjaga kebersihan lingkungan kerja.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menyediakan sarana cuci tangan berupa air mengalir, sabun cair, atau hand sanitizer, di tempat umum area kerja, seperti pintu masuk, lift, toilet, dan lain lain.

Baca juga: WHO: Tunjukkan Solidaritas dengan Cuci Tangan dan Tidak Panic Buying

“Kami juga minta setiap pimpinan perusahaan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam upaya pencegahan penyebaran kasus Covid-19 di tempat kerja,” kata Ida.

Bila terdapat pekerja, buruh, atau pengusaha yang diduga mengalami sakit akibat Covid-19, Ida menegaskan, perlu dilakukan langkah-langkah penanganan sesuai standar kesehatan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan.

Menaker imbau seluruh gubernur di Indonesia

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ida mengingatkan para gubernur di seluruh Indonesia untuk melaksanakan kebijakan pencegahan, penyebaran, dan penanganan kasus Covid-19 di lingkungan kerja wilayah masing-masing.

“Melalui kewenangan para gubernur, kami minta perusahaan-perusahan berupaya mencegah penyebaran kasus Covid-19 di lingkungan kerja,” kata Ida.

Baca juga: Gubernur Kaltim Tetapkan Status KLB Virus Corona

Adapun langkah-langkah kebijakan yang harus dilakukan para gubernur adalah membina dan mengawasi pelaksanaan peraturan perundangan di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta menyebarkan informasi kepada semua jajaran organisasi dan pihak terkait.

“Kami minta para gubernur mendata dan melaporkan ke instansi terkait setiap kasus atau yang diduga kasus Covid-19 di tempat kerja,” kata Ida.

Tindakan pencegahan yang bisa dilakukan antara lain Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mengintegrasikan program K3, pemberdayaan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), dan optimalisasi fungsi pelayanan kesehatan kerja.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X