Ketidakpastian Meningkat, Saatnya Tambah Porsi Dana Darurat

Kompas.com - 20/03/2020, 06:08 WIB
Ilustrasi investasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi investasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pilihan safe haven atau aset lindung nilai tak lagi menjamin nilai aset saat ini. Karenanya, investor dianjurkan untuk lebih konservatif terhadap porsi portofolionya.

Bahkan Budi Raharjo, Financial Planner OneShildt juga merekomendasikan masyarakat untuk menaikkan porsi dana darurat mereka jika memungkinkan.

Sebagaimana diketahui, akibat meluasnya sebaran virus corona baik di dunia maupun di Tanah Air, telah membuat kondisi pasar keuangan turut tertekan.

Baca juga: Hadapi Penurunan IHSG, BEI Minta Investor Bersikap Rasional

Hal ini tampak dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjun lebih dari 30 persen sejak awal tahun atau year to date (ytd), yield Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun yang merangkak ke kisaran 8 persen, bahkan rupiah nyaris menyentuh level psikologis barunya Rp 16.000 per dollar AS.

"Jika di situasi normal dana darurat berkisar 3-6 kali pengeluaran bulanan, ada baiknya saat ini ditambah menjadi 5-10 kali dari total pengeluaran bulanan," ujar Budi kepada Kontan.co.id, Kamis (19/3/2020).

Tentunya, saat ketidakpastian meningkat pelaku pasar cenderung memilih untuk mengamankan asetnya ke instrumen-instrumen lindung nilai atau safe haven.

Tujuan investor menempatkan dananya di instrumen ini antara lain, sebagai upaya hedging (melindungi) keuangan dari dampak kerugian lebih lanjut, sekaligus upaya memarkirkan dana sebelum kemudian ditempatkan kembali ke instrumen yang lebih berisiko saat kondisi membaik.

Baca juga: Investor, Lakukan Ini Saat Rupiah dan Harga Emas Anjlok

Alternatif instrumen safe haven bisa berupa investasi emas, SUN dalam bentuk obligasi negara, SPN, ORI dan SBR yang bisa memberikan bunga atau kupon menarik, ada juga deposito.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X